KKN Politeknik LP3i dan OJK Tasikmalaya Edukasi Literasi Keuangan Warga Desa Nangtang

Edukasi literasi
Pemateri Asisten Manajer OJK Tasikmalaya Andriani Alfiah Kurnia saat menyampaikan materi tentang pemahaman Literasi Keuangan di hadapan masyarakat di Aula Desa Nangtang Kecamatan Cigalontang, Selasa (11/8/2026). (DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Politeknik LP3i Tasikmalaya di Desa Nangtang, Kecamatan Cigalontang, bersama OJK Tasikmalaya menggelar workshop literasi keuangan bagi masyarakat.

Kegiatan bertema Membangun Masyarakat Cerdas Finansial Melalui Literasi Keuangan dan Pemberdayaan Desa tersebut berlangsung di Aula Desa Nangtang, Selasa (11/8/2026).

Ketua KKN Politeknik LP3i Tasikmalaya Desa Nangtang, Bagas Saepul Uyun, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya mengelola keuangan secara bijak.

Baca Juga:Kepala Dinas PMD Baru Dilantik, Bupati Tasikmalaya Minta Pembangunan Desa Berbasis Potensi LokalKonflik Eks HGU Wiria Cakra, SPP Cineam Tasikmalaya Minta Aparat Fokus Usut Dugaan Mafia Tanah

“Alhamdulillah 120 orang peserta hadir dari seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah Desa Nangtang, UMKM, warga sekolah SD, SMP dan SMA Nangtang, Ibu-ibu kader, pemuda-pemudi, Karang Taruna dan LPM, sudah hadir dalam acara workshop ini,” jelas Bagas.

Menurut Bagas, workshop tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam mengelola serta merencanakan keuangan. Selain itu, masyarakat didorong agar mampu mengambil keputusan finansial secara bijak untuk mencapai kemandirian dan kesejahteraan di masa depan.

“Diharapkan dapat meningkatkan pemahaman finansial, melatih pengelolaan anggaran, mengenalkan investasi dan risiko keuangan, dan memberikan wawasan seputar produk investasi yang aman, mengenali tingkat risiko, serta menghindari jeratan investasi bodong atau pinjaman online ilegal,” terang dia.

Selain pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, kegiatan tersebut juga mendorong masyarakat membangun kebiasaan finansial yang sehat agar terhindar dari masalah utang berlebihan serta lebih siap menghadapi kebutuhan finansial di masa depan, termasuk masa pensiun.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN Politeknik LP3i, Kurniadi SPd MPd, mengatakan kegiatan workshop tersebut diharapkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam memahami pengelolaan keuangan secara digital.

Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai perbedaan pinjaman legal dan ilegal. Selain itu, pemberdayaan ekonomi masyarakat diarahkan pada pengembangan UMKM dengan memanfaatkan potensi lokal Desa Nangtang, seperti kerajinan dan anyaman bambu.

“Jadi bisa dimaksimalkan lebih optimal karena kami yakin di Desa Nangtang banyak potensi-potensi desa yang masih belum maksimal baik secara digital maupun non digital. Mudah-mudahan dengan kehadiran tim KKN kami ini bisa memberdayakan potensi yang ada di Desa Nangtang,” ungkap Kurniadi.

0 Komentar