Ivan Zazzaroni: Maldini Tak Akan Pergi Jika Conte yang Jadi Pelatih Timnas Italia 

Paolo Maldini
Paolo Maldini Tangkapan layar Instagram@paolomaldini
0 Komentar

Salah satu fakta paling mengejutkan yang diungkap Maldini adalah pendekatannya terhadap Pep Guardiola.

Maldini mengaku bertemu langsung dengan Guardiola di Barcelona. Mereka makan siang dan berbicara selama satu hari penuh mengenai kemungkinan Guardiola menangani Timnas Italia.

Menurut Maldini, Guardiola sangat tertarik dengan proyek tersebut. Bahkan, pelatih asal Spanyol itu disebut sudah sangat dekat untuk menerima tawaran.

Baca Juga:Gagal Pinjam Endrick dari Real Madrid, AS Roma Siapkan Rp1 Triliun untuk Boyong Rodrigo Mora Juventus Wajib Korbankan Jonathan David Jika Ingin Datangkan Joshua Zirkzee  

Guardiola juga sempat mencoret-coret susunan pemain di atas kertas ketika membicarakan kemungkinan menangani Gli Azzurri.

Namun, kesepakatan akhirnya tidak terjadi.

Menariknya, Maldini menegaskan bahwa uang bukan alasan utama Guardiola menolak.

Tidak ada permintaan gaji €20 juta atau sekitar Rp400 miliar per tahun seperti yang sempat menjadi spekulasi.

Guardiola lebih banyak mempertimbangkan faktor kelelahan setelah sekitar satu dekade bekerja di sepak bola Inggris.

Karena itu, setelah Guardiola gagal didatangkan, pilihan pelatih menjadi semakin penting.

Di sinilah nama Antonio Conte muncul dalam analisis Zazzaroni.

Walau tidak memiliki karakteristik yang sama dengan Guardiola. Namun, ia memiliki pengalaman, karakter kuat dan rekam jejak yang sangat jelas di level klub maupun tim nasional.

Conte juga bukan sosok yang bisa begitu saja dicap sebagai pelatih defensif.

Ia pernah membawa Juventus meraih Scudetto, mengantarkan Chelsea menjadi juara Premier League, serta mengakhiri penantian panjang Inter untuk kembali memenangkan Serie A.

Baca Juga:AC Milan Siap Jual Rafael Leao, Galatasaray Wajib Siapkan Rp1,2 Triliun Pengganti Dumfries Belum Ditemukan, Inter Kembali Andalkan Benjamin Pavard

Conte juga pernah menangani Timnas Italia dan membawa Gli Azzurri tampil kompetitif di turnamen besar.

Karena itu, menurut Zazzaroni, menunjuk Conte setelah kegagalan mendapatkan Guardiola mungkin saja dapat membuat proyek Maldini tetap berjalan.

Ada kemungkinan Maldini melihat Conte sebagai pelatih yang mampu menerjemahkan visi kompetitif sekaligus teknis yang ingin dibangun.

Terlebih, Maldini sendiri sebelumnya telah mengatakan bahwa dirinya ingin memiliki kendali dan tanggung jawab nyata terhadap proyek yang dijalankan.

Jika pelatih yang ditunjuk sesuai dengan visi tersebut, potensi benturan mungkin bisa diminimalkan.

Pernyataan Zazzaroni juga menarik karena ia tidak hanya menyebut Maldini.

Ia mengatakan Paolo dan Leonardo kemungkinan masih akan berada dalam proyek Timnas Italia jika Conte yang ditunjuk sebagai pelatih setelah kegagalan mendapatkan Guardiola.

0 Komentar