Davide Frattesi Penyesalan Terbesar Inter di Bursa Transfer: Dilepas Murah, Jadi Mesin Gol Gattuso di Lazio

Davide Frattesi
Davide Frattesi  Foto: Tangkapan layar Instagram@official_sslazio
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Inter Milan mungkin mulai menyesali keputusan melepas Davide Frattesi dengan valuasi sekitar €15 juta atau Rp300 miliar.

Baru pindah ke Lazio, gelandang 27 tahun itu langsung meledak dan menjadi senjata sempurna Gennaro Gattuso dengan tiga gol dalam lima pertandingan Serie A.

Situasi Frattesi menjadi salah satu kisah paling menarik pada awal musim 2026/27. Hanya sekitar satu setengah tahun lalu, Inter masih memasang harga sangat tinggi untuk sang gelandang.

Baca Juga:Leao Mulai Bikin Fans Galatasaray Geram: Malas-malasan di Lapangan, Nol Gol dan AssistCuma Main 15 Menit, Stankovic Terancam Tinggalkan Inter Milan

Ketika itu, Nerazzurri disebut meminta €45 juta hingga €60 juta atau sekitar Rp900 miliar sampai Rp1,2 triliun kepada klub-klub yang berminat, termasuk AS Roma dan Napoli.

Harga tersebut mencerminkan betapa pentingnya Frattesi dalam skuad Inter.

Bersama Simone Inzaghi, ia merupakan pemain ke-12 yang nyaris sempurna. Tidak selalu tampil sebagai starter, tetapi ketika masuk lapangan, Frattesi kerap memberikan perbedaan melalui gol dan tusukannya dari lini kedua.

Dalam dua musim pertamanya bersama Inter, produktivitasnya juga menjadi bukti. Frattesi mencetak delapan gol pada musim pertama dan tujuh gol pada musim berikutnya.

Akan tetapi, semuanya berubah setelah Cristian Chivu mengambil alih.

Di bawah Chivu, Frattesi kehilangan sebagian besar daya ledaknya. Pada musim ketiganya bersama Inter, ia bahkan belum mampu mencetak gol seperti dua musim sebelumnya.

Kondisi tersebut akhirnya membuat Inter mengambil keputusan untuk melepasnya.

Menariknya, valuasi Frattesi merosot drastis. Dari sebelumnya berada di kisaran €45-60 juta, Inter kini bersedia melepasnya dengan nilai sekitar €15 juta atau Rp300 miliar.

Awalnya, Inter membuka kemungkinan penjualan permanen. Pada akhirnya, Frattesi bergabung dengan Lazio melalui skema peminjaman yang diperkirakan akan berujung pada transfer permanen.

Dan keputusan tersebut langsung terlihat berisiko bagi Inter.

Frattesi hanya membutuhkan lima pertandingan untuk mencetak tiga gol bersama Lazio di Serie A.

Baca Juga:Atletico Madrid Ledek Mourinho Usai Derby: Cukup Ganggu Wasit!Allegri Murka di Napoli: Ruang Ganti Memanas, Masa Bulan Madu Telah Berakhir

Tiga gol tersebut datang pada awal musim yang sangat positif bagi gelandang kelahiran 22 September 1999 tersebut.

Pada usia 27 tahun, Frattesi justru menemukan kembali bentuk permainan yang membuatnya dulu begitu berharga.

Di Lazio, Frattesi mendapatkan lingkungan yang lebih sesuai dengan karakter permainannya.

0 Komentar