RADARTASIK.ID – Rafael Leao mendapat awal buruk di Galatasaray. Baru tampil 230 menit dalam empat pertandingan, mantan bintang AC Milan itu mulai menjadi sasaran kritik fans klub Turki tersebut.
Leao tentu berharap petualangannya di Turki berjalan lebih baik. Faktanya, winger asal Portugal itu justru kembali menghadapi persoalan yang pernah menghantuinya selama tujuh tahun berseragam AC Milan.
Didatangkan Galatasaray dari Milan pada bursa transfer musim panas dengan nilai sekitar €38 juta atau Rp760 miliar, Leao langsung ditempatkan sebagai salah satu rekrutan berkelas internasional.
Baca Juga:Cuma Main 15 Menit, Stankovic Terancam Tinggalkan Inter MilanAtletico Madrid Ledek Mourinho Usai Derby: Cukup Ganggu Wasit!
Klub Istanbul juga mengikat pemain kelahiran 1999 itu dengan kontrak bernilai €10 juta atau Rp200 miliar per musim secara neto.
Ekspektasi tinggi tersebut belum mampu dijawab Leao dalam penampilan awalnya.
Pelatih Okan Buruk sejauh ini telah memainkan Leao dalam empat pertandingan, terdiri dari tiga laga Super Lig dan satu pertandingan Liga Champions.
Total waktu bermainnya mencapai 230 menit. Leao dua kali menjadi starter dan dua kali masuk sebagai pemain pengganti.
Akan tetapi, tidak ada satu pun penampilan tersebut yang menghasilkan kontribusi langsung untuk Galatasaray.
Catatan Leao sejauh ini hanya satu kartu kuning, tanpa gol dan tanpa assist.
Yang kembali menjadi sorotan adalah bahasa tubuhnya yang terlihat malas-malasan di lapangan.
Leao dinilai menunjukkan sikap yang kurang sesuai dengan situasi pertandingan, terutama ketika tim membutuhkan intensitas dan agresivitas lebih tinggi.
Baca Juga:Allegri Murka di Napoli: Ruang Ganti Memanas, Masa Bulan Madu Telah BerakhirLegenda Inter Milan Sindir Fans Juventus: Kami Tak Akan Pernah Membelakangi Mazzola
Kritik tersebut bukan sesuatu yang baru bagi Leao. Selama membela Milan, sang winger juga beberapa kali mendapat sorotan serupa karena dinilai kurang menunjukkan energi dalam pertandingan.
Kini, persoalan itu kembali muncul di Turki.
Sorotan terhadap Leao semakin besar setelah Galatasaray menelan kekalahan telak 0-4 dari Trabzonspor. Dalam pertandingan tersebut, Mohamed Salah mencetak hat-trick.
Sejumlah pengamat bahkan mulai membandingkan Leao dengan Wilfried Zaha, yang sebelumnya juga pernah menjadi bagian dari Galatasaray.
Di media sosial, beredar video Leao yang diberi latar lagu Salako, lagu dari film tahun 1974 karya Kemal Sunal. Lagu tersebut merujuk pada karakter yang digambarkan sebagai sosok naif dan bodoh.
