TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kabar renovasi RSUD dr Soekardjo membawa angin segar bagi layanan kesehatan di Kota Tasikmalaya.
Namun, pembenahan rumah sakit yang telah berusia lebih dari seabad itu tidak cukup hanya dengan mempercantik bangunan.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus menyampaikan, RSUD dr Soekardjo termasuk dalam rencana renovasi terhadap 441 RSUD di Indonesia yang menjadi bagian dari agenda pemerintah pusat.
Baca Juga:Kasus TB Tinggi Menyerang Usia Produktif, Pemerintah Kota Tasikmalaya Perkuat Tracing TerintegrasiHMI Tasikmalaya Punya Nakhoda Baru, Ahmad Riza Hidayat Dorong Rekonsiliasi Pasca-Konfercab
Hal itu disampaikan Benjamin saat melakukan audiensi bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus, Pemerintah Kota Tasikmalaya, serta jajaran kesehatan di Aula UPTD Khusus RSUD dr Soekardjo, Selasa (22/9/2026).
Benjamin mengatakan, pemerintah pusat menargetkan seluruh 441 RSUD mendapat perhatian melalui program renovasi.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus pemerataan fasilitas kesehatan.
“Pak Presiden ingin 441 RSUD semua direnovasi. Termasuk rumah sakit ini,” kata Benjamin dalam audiensi tersebut.
Ia menjelaskan, pembangunan dan renovasi fasilitas kesehatan harus dibarengi dengan penguatan sumber daya manusia.
Sebab, persoalan pelayanan kesehatan tidak berhenti pada gedung dan peralatan.
“Bangun gedung kita sudah buktikan. Tetapi menyiapkan SDM-nya enggak semudah bangun gedung,” ujarnya.
Karena itu, pemerintah juga mendorong penguatan pendidikan dokter spesialis di berbagai daerah.
Baca Juga:Dua Medali Internasional Jadi Kado 70 Tahun SMAN 1 TasikmalayaPengusaha Kota Tasikmalaya Masih Bingung Soal SLF, HIPMI Buka-Bukaan Soal ini
Rumah sakit daerah, termasuk RSUD dr Soekardjo, diharapkan dapat mengambil peran dalam pengembangan pendidikan dan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan.
Benjamin juga menyinggung persoalan distribusi dokter spesialis yang masih menjadi tantangan.
Ketersediaan fasilitas kesehatan yang semakin baik, menurut dia, harus berjalan beriringan dengan ketersediaan tenaga medis yang mampu mengoperasikannya.
Rencana renovasi tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Tasikmalaya.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan, RSUD dr Soekardjo memang memiliki pekerjaan rumah pada tiga aspek utama, yakni infrastruktur, sumber daya manusia, dan pelayanan.
RSUD dr. Soekardjo sendiri telah memiliki sejumlah layanan yang relatif lengkap.
Rumah sakit tersebut antara lain telah memiliki Cath Lab dan layanan CAPD yang dikembangkan untuk memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah Priangan Timur.
“PR utama rumah sakit ini adalah pertama fasilitas infrastrukturnya. Kedua, bagaimana sumber daya manusianya. Ketiga, bagaimana layanannya,” tutur Viman.
