Dua Mobil Damkar Garut Bantuan dari Jepang "Dikandangkan"

Damkar
Mobil pemadam yang dimiliki Disdamkar Kabupaten Garut. Dua kendaraan bantuan Jepang kini tak beroperasi. (Istimewa)
0 Komentar

GARUT, RADARTASIK.ID – Laporan kejadian kebakaran banyak diterima Disdamkar Kabupaten Garut di musim kemarau ini. Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut harus memarkirkan dua unit mobilnya.

Dua kendaraan bantuan dari Jepang tersebut tidak dapat dioperasikan untuk sementara. Kendaraan itu mengalami gangguan pada bagian tangki air.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, mengatakan kendaraan tersebut memiliki spesifikasi berbeda dengan sistem pemadaman yang umum digunakan di Indonesia.

Baca Juga:Dorong Jalan Pamegatan-Singajaya Garut Masuk Status Jalan ProvinsiKawasan Pasar Baru Garut Akan Direnovasi, PKL Dipindahkan Sementara

“Mobil yang kita kandangkan ada dua unit yang dari (bantuan) Jepang,” ucapnya, Selasa, 11 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, saat pertama kali digunakan, kendaraan ini harus melalui sejumlah penyesuaian, salah satunya dengan memasang tangki air tambahan.

Hal ini dilakukan karena pada mobil Jepang ini hanya mengandalkan pompa saja. “Di sana sistem pemadaman lebih banyak mengandalkan hydrant. Sementara di Indonesia harus menggunakan tangki air, sehingga kendaraan tersebut dipasang tangki tambahan,” katanya.

Ia menjelaskan, gangguan yang terjadi saat ini berada pada bagian tangki air. Kondisi tersebut membuat kedua kendaraan belum dapat digunakan untuk melayani masyarakat. “Yang bermasalah sekarang adalah tangkinya dan akan kita perbaiki,” tambahnya.

Meskipun begitu, ia memastikan kondisi ini tidak mengganggu pelayanan pemadaman kebakaran di wilayah Kabupaten Garut.

Untuk menjaga pelayanan tetap berjalan, pihaknya melakukan pergeseran armada antarpos yang mana kendaraan yang sebelumnya ditempatkan di Pos Cikajang ditarik, kemudian digantikan dengan armada dari Pos Leles.

Sementara itu, untuk wilayah Leles sementara menggunakan sistem water supply, dengan dukungan armada dari Markas Komando (Mako) Damkar dan Pos Limbangan. “Kita melakukan pergeseran,” katanya. (Agi Sugiana)

0 Komentar