KTA-B tahun 2025 dan 2026. KTP. Dokumen legalitas perusahaan. Akta perusahaan yang mencantumkan kedudukan calon. SK kepengurusan atau bukti pengalaman organisasi.
Pakta integritas. Surat pernyataan tidak pernah dipidana. Visi dan misi. CV. Dan satu dokumen yang kelihatannya sederhana tetapi cukup penting:
surat dukungan dari satu Anggota Biasa KADIN. Hanya satu. Tetapi satu suara dukungan itu juga mempunyai makna. Minimal ada satu anggota yang bersedia mengatakan: “Ya, saya mendukung orang ini maju.”
Baca Juga:Pengelolaan Parkir di Kota Tasikmalaya Langganan Gagal! Inovasi Silih Berganti, Target Tak Pernah TercapaiLumba-Lumba Terdampar dan Mati di Pantai Timur Pangandaran
Panitia juga meminta dokumen pendukung lain sesuai ketentuan Mukota V. Seluruh berkas kemudian masuk ke proses validasi dan verifikasi Panitia Pengarah atau Steering Committee (SC).
Di sinilah perbedaan antara ingin maju dan benar-benar siap maju menjadi terlihat.Yang ingin maju bisa banyak. Yang mengambil formulir bisa beberapa.
Tetapi yang berkasnya lengkap dan memenuhi persyaratan, itulah yang masuk tahap berikutnya. Jadi jangan heran kalau sebelum Mukota nama calon sudah ramai dibicarakan.
Karena membicarakan calon itu mudah. Mengambil formulir juga mudah. Yang tidak mudah adalah memenuhi semua persyaratan dan kemudian mencari suara. Kursi Itu Tidak Gratis
Sepuluh persyaratan tersebut sebenarnya sedang mengatakan satu hal: kursi Ketua KADIN Kota Tasikmalaya bukan kursi kosong yang bisa diduduki siapa saja. Ada masa lalu yang harus dibuktikan. Ada posisi perusahaan yang harus jelas. Ada pengalaman organisasi. Ada domisili. Ada integritas. Ada visi-misi. Ada dukungan.Dan ada verifikasi.
Pada akhirnya, calon Ketua KADIN 2026–2031 tidak hanya diuji oleh panitia. Ia akan diuji oleh anggota. Lebih jauh lagi, ia akan diuji oleh dunia usaha Kota Tasikmalaya.
Sebab setelah terpilih, tidak ada lagi pertanyaan: “Berkasnya lengkap atau tidak?”
Baca Juga:Beringin Tasikmalaya Mencari Pewaris!Jejak Panjang Nandang Suryana!
Pertanyaannya berubah menjadi: “Bisa bekerja atau tidak?” Itulah ujian sebenarnya. Formulir hanya pintu masuk.Mukota hanya ruang pemilihan. Kursi ketua hanya jabatan. Yang jauh lebih sulit adalah membuktikan selama lima tahun bahwa kepercayaan itu memang layak diberikan. (red)
10 Syarat Menuju Kursi KADIN!
TASIK,RADARTASIK.ID – Menjadi Ketua KADIN ternyata tidak cukup hanya punya perusahaan. Tidak cukup pula dikenal banyak pengusaha.
