PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – DPD Partai Golkar Kabupaten Pangandaran segera melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda), untuk memilih ketua baru. Fase ini akan dimanfaatkan juga untuk melakukan revisi kepengurusan dari tingkat DPD sampai dengan tingkat desa.
Ketua DPD Partai Golkar Pangandaran M Taufiq Martin, menyatakan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Pangandaran masih menunggu terbitnya surat diskresi dari DPP Partai Golkar terkait kemungkinan perpanjangan masa jabatan ketua DPD untuk periode ketiga.
Untuk tahapan Musda tingkat kabupaten dan kota di Jawa Barat sendiri telah dimulai sejak akhir Juli 2026 dan ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026. “Namun khusus Kabupaten Pangandaran, jadwal Musda belum dapat dipastikan karena masih menunggu keputusan DPP,” katanya kepada Radar Minggu (9/8/2026).
Baca Juga:Lumba-Lumba Terdampar dan Mati di Pantai Timur PangandaranBeringin Tasikmalaya Mencari Pewaris!
Ia menjelaskan, DPP Partai Golkar telah menginformasikan adanya 18 DPD kabupaten kota yang berpeluang memperoleh diskresi untuk kepemimpinan periode ketiga. Surat tersebut nantinya akan ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar.
“Saya sebagai Ketua DPD diperintahkan menunggu surat diskresi. DPP sudah menyampaikan bahwa ada kabupaten kota yang bisa mendapatkan diskresi untuk periode ketiga,” ujarnya.
Taufiq mengungkapkan dirinya sempat diminta berkiprah di tingkat provinsi, namun, ia memilih tetap fokus membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Pangandaran.
“Saya melihat Pangandaran harus memiliki keseimbangan politik. Bukan untuk melawan partai pemenang, tetapi bagaimana demokrasi di Pangandaran tetap terjaga dan berjalan dengan baik,” katanya.
Apabila kembali dipercaya memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Pangandaran, Taufiq menegaskan akan melakukan pembenahan organisasi hingga tingkat desa serta mempersiapkan kader-kader militan untuk menghadapi Pemilu mendatang.
“Yang pertama kami akan merevisi kepengurusan mulai tingkat kabupaten sampai desa. Kemudian mencari kader-kader yang militan untuk dipersiapkan menjadi calon anggota DPRD, baik kabupaten maupun provinsi,” ucapnya.
Ia menilai salah satu tantangan yang dihadapi kader Golkar di Pangandaran saat ini adalah keterbatasan modal politik. Meski demikian, ia optimistis perolehan kursi Partai Golkar dapat meningkat pada pemilu berikutnya.
Baca Juga:Jejak Panjang Nandang Suryana!KADIN Kota Tasikmalaya! Kursi Belum Diperebutkan, Tapi Bayangannya Sudah Ada
Terkait pencalonan Ketua DPD, Taufiq menjelaskan bahwa syarat utama di antaranya pernah menjadi pengurus Partai Golkar, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten, minimal lima tahun berturut-turut, serta memenuhi persyaratan administratif lainnya.(Deni Nurdiansah)
