TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Lomba Senam Fatayat NU se-Kota Tasikmalaya bukan sekadar ajang menggerakkan badan.
Kegiatan yang digelar di Sekretariat PCNU Kota Tasikmalaya, Sabtu (8/8/2026), itu juga menjadi ruang memperkuat silaturahmi dan jejaring sosial kaum ibu.
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra menilai aktivitas olahraga yang diikuti para anggota Fatayat NU tersebut memiliki manfaat lebih luas.
Baca Juga:PPP Bidik 15 Kursi di Pemilu 2029, Enjang Bilawini Mulai Didorong Jadi Calon Wali Kota TasikmalayaLumpat Bungah SDN 2 Kersanagara Kota Tasikmalaya Dorong Siswa Rajin Olahraga dan Peduli Lingkungan
Menurutnya, senam tidak semestinya berhenti pada aktivitas fisik maupun sekadar berkumpul.
Sebab, mayoritas peserta merupakan ibu yang memiliki peran penting dalam keluarga.
“Yang Fatayat tadinya mau di Pemkot, tapi Pemkot panas kalau pagi. Akhirnya mereka berinisiatif di sini,” kata Diky.
Ia mengapresiasi inisiatif tersebut.
Menurut Diky, olahraga dan kegiatan bersama dapat memberikan manfaat bagi kesehatan sekaligus memperluas jaringan sosial.
Diky bahkan mengajak para peserta menjadikan aktivitas tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan demi keluarga, terutama suami dan anak.
“Sehat itu akan memberikan manfaat untuk anak dan suami. Berkumpul, memperluas jaringan juga akan bermanfaat untuk suami dan anak,” terangnya.
Dengan begitu, kata dia, kegiatan senam ibu-ibu tidak hanya dipandang sebagai agenda olahraga.
Baca Juga:Komentar Pegawai RSUD Jadi Alarm Pembenahan Kultur Birokrasi di Kota TasikmalayaDugaan Asusila Tukang Bakso di Tasikmalaya Masih Abu-Abu, Polisi Olah TKP Ulang untuk Bongkar Fakta
Lebih dari itu, pertemuan tersebut dapat menjadi wadah membangun hubungan sosial yang memberi dampak positif bagi keluarga.
Diky menekankan, aktivitas sosial akan lebih bermakna ketika memiliki tujuan dan manfaat yang jelas. Bukan sekadar ramai, berkumpul, lalu selesai tanpa meninggalkan dampak.
“Seburuk-buruknya berkumpul itu adalah ketika tidak ada manfaatnya. Saya yakin perkumpulan tadi itu memberikan manfaat yang luar biasa,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan olahraga dan silaturahmi seperti Lomba Senam Fatayat NU dapat terus berlanjut.
Selain menjaga kebugaran, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat interaksi sosial dan memperluas jaringan antaranggota.
“Terus berlanjut, sehat dan bersosialisasi dengan sebaik mungkin dengan niat yang tentunya baik juga,” jelas Diky. (rezza rizaldi)
