Sang pemain disebut menginginkan bayaran minimal €6 juta bersih per musim, atau sekitar Rp120 miliar per tahun.
Angka tersebut menjadi salah satu penghalang terbesar bagi Inter. Nerazzurri harus berhati-hati dalam mengatur struktur gaji karena klub juga masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah di bursa transfer.
Situasi menjadi semakin sulit karena Atletico Madrid berada dalam posisi yang sangat menguntungkan.
Baca Juga:Pagari Pio Esposito dari Godaan Arsenal dan Manchester United, Inter Pasang Tarif Rp1,7 TriliunBremer Bantah Ingin Tinggalkan Juventus: Tak Akan Pernah Kabur saat Klub Sedang Sulit
Klub berjuluk Los Colchoneros itu disebut telah mencapai kesepakatan dengan Tottenham dengan nilai transfer yang kurang lebih sama, yakni sekitar €40 juta atau Rp800 miliar.
Perbedaannya terletak pada kemampuan Atletico untuk memenuhi tuntutan finansial Romero.
Jika Inter masih harus melakukan negosiasi mengenai gaji, Atletico Madrid dikabarkan lebih siap memenuhi permintaan sang pemain.
Kondisi inilah yang membuat Romero saat ini lebih dekat menuju ibu kota Spanyol dibandingkan kembali ke Italia.
Inter pun harus bergerak cepat jika tidak ingin kehilangan target utamanya.
Atletico memiliki keuntungan tambahan dari aktivitas mereka di bursa transfer. Klub asuhan Diego Simeone tersebut mendapatkan ruang finansial melalui sejumlah penjualan pemain.
Beberapa nama yang masuk dalam rangkaian transaksi Atletico adalah Thiago Almada yang menuju River Plate, Nahuel Molina yang dikaitkan dengan AS Roma, serta Sergio Ruggeri.
Ruggeri bahkan menurut laporan Matteo Moretto telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan Aston Villa dan segera meninggalkan Spanyol.
Baca Juga:Pippo Inzaghi Berharap Ramos Akhiri Kutukan Nomor 9 di AC Milan: Saatnya Pecahkan Mitos Gianni Infantino Buat Dunia Sepak Bola Mulai Terbelah: UEFA Ancam Boikot Turnamen FIFA
Rangkaian penjualan tersebut memberikan Atletico ruang untuk bergerak lebih agresif dalam mendatangkan pemain baru sekaligus memenuhi tuntutan gaji Romero.
Sebaliknya, Inter masih harus mengatasi sejumlah persoalan internal. Rencana kepergian Benjamin Pavard juga belum menunjukkan perkembangan berarti.
Di sisi lain, Nerazzurri masih membutuhkan tambahan bek kanan, dengan Moussa Diaby disebut sebagai salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan meski harus menghadapi persaingan dari Bayer Leverkusen.
Karena itu, transfer Romero bukan perkara sederhana bagi Inter.
Meski demikian, Nerazzurri belum menyerah. Panggilan Lautaro Martinez dan Javier Zanetti menjadi jurus pamungkas untuk meyakinkan sang bek.
Inter berharap ikatan Romero dengan Argentina, kedekatannya dengan Lautaro, serta pengaruh Zanetti bisa membuat sang pemain mengubah keputusan.
