NORMA NETIZEN!

Norma zahara
Potongan gambar klarifikasi dan cuplikan komentar Norma Zahara di kasus viral pasien yang meninggal.
0 Komentar

Pemerintah, sekolah, keluarga, media, dan masyarakat perlu terus menumbuhkan budaya literasi digital yang sehat. Kebebasan berpendapat tidak harus berubah menjadi kebebasan menghina. Kritik yang tajam tetap bisa disampaikan tanpa merendahkan martabat seseorang.

Sebab hari ini yang sedang menjadi sasaran mungkin Norma. Besok bisa jadi kita. Atau anak kita. Atau saudara kita.

Dan ketika hari itu datang, kita baru sadar bahwa yang paling kita butuhkan bukanlah ribuan hakim di media sosial.

Baca Juga:Belum Siap Eksekusi, Padahal Sistem dan CCTV Sudah Dibuat untuk Digitalisasi Pengelolaan Parkir di Kota TasikmKalau Memang Ada, Gubernur Jabar KDM Minta BPN Pangandaran Membatalkan Sertifikat Harim Laut Pantai Madasari

Melainkan satu kesempatan untuk memperbaiki kesalahan. Karena pada akhirnya, manusia tidak diukur dari seberapa sering ia jatuh. Melainkan dari seberapa besar ruang yang kita berikan agar ia dapat berdiri kembali. (red)

0 Komentar