Korban Kebakaran Sodonghilir Tasikmalaya Mengungsi, Tagana Dirikan Tenda untuk Posko Bantuan

Kebakaran sodonghilir
Anggota Tagana Kabupaten Tasikmalaya saat membangun tenda dan melayani warga terdampak kebakaran di Posko Tanggap Darurat di Kampung Satron Desa Parumasan Kecamatan Sodonghilir, Jumat (7/8/2026). (Istimewa)
0 Komentar

Sementara itu, Wakil Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Ayatullah Romdoni, menyebut kebakaran di Desa Parumasan merupakan kejadian kebakaran terbesar yang ditangani pihaknya sepanjang tahun ini. Peristiwa tersebut menghanguskan 11 rumah warga dan menyebabkan satu bangunan MTs terdampak, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.

Menurut Ayat, hasil penelusuran sementara menunjukkan kebakaran dipicu korsleting listrik yang berasal dari instalasi kabel rumah warga. Api dengan cepat membesar karena menjalar melalui bagian atap rumah yang saling berdekatan dan diperparah embusan angin kencang.

“Jadi kabel listrik yang dipasang di rumah warga yang awal mula terjadinya korsleting listrik, memakai kabel serabutan bukan standar SNI atau kabel tunggal. Sehingga menjadi pemicu korsleting listrik arus pendek,” terang dia.

Baca Juga:Kades Tanjungbarang Cikatomas Tasikmalaya Dorong Solusi Terbaik Soal Portal, Dampaknya Harus DiperhitungkanPasundan Muaythai Academy Tasikmalaya Kirim 9 Atlet ke Kejurnas, Bidik Medali Jelang Porprov Jabar

Ia berharap kejadian tersebut menjadi perhatian semua pihak untuk meningkatkan edukasi mengenai keselamatan instalasi listrik di lingkungan permukiman.

“Maka dari itu perlu adanya pemberian edukasi kepada masyarakat dari semua pihak khususnya PLN, ketika masyarakat membangun rumah harus menggunakan saluran kabel listrik yang standar SNI dan jalur kabel tunggal.” (dik)

0 Komentar