RADARTASIK.ID – Gelandang AC Milan, Ardon Jashari, mengaku antusias menyambut musim baru bersama pelatih Ruben Amorim.
Dalam wawancara bersama Sky Sport dari pemusatan latihan Rossoneri di Jakarta, pemain asal Swiss itu juga mengungkapkan keinginannya bermain lebih sering bersama Luka Modric, yang menurutnya memiliki mentalitas juara yang luar biasa.
Jashari menilai kehadiran Amorim telah membawa suasana baru di ruang ganti Milan.
Baca Juga:Inter Sulit Datangkan Pengganti Dumfries karena Ada Pemain yang Menolak Dijual Senjata Presiden UEFA Gulingkan Infantino: Usung "Sepak Bola Milik Rakyat"
Meski dirinya masih dalam proses beradaptasi dengan filosofi permainan sang pelatih, ia merasa gaya bermain yang diterapkan Amorim sangat cocok dengan karakter permainannya.
“Ada energi baru bersama pelatih Amorim. Memang saya belum punya banyak waktu untuk sepenuhnya beradaptasi dengan sepak bolanya, tetapi saya sangat menyukainya,” kata Jashari.
Ia menjelaskan bahwa sistem dua gelandang yang digunakan Amorim bukanlah hal baru baginya.
Saat masih bermain di Liga Belgia, ia juga pernah menjalankan peran serupa sehingga tidak membutuhkan banyak penyesuaian.
“Pelatih menginginkan permainan yang dominan dan penuh intensitas. Saya menyukai gaya seperti itu karena untuk menang kami harus mampu menguasai pertandingan. Kami adalah AC Milan dan memiliki kualitas untuk melakukannya,” lanjutnya.
Meski kini Milan memasuki era baru bersama Amorim, Jashari tetap memberikan penghormatan kepada mantan pelatih Massimiliano Allegri.
Menurutnya, Allegri merupakan salah satu pelatih terbaik yang pernah dimiliki Italia berkat sederet trofi yang berhasil diraih sepanjang kariernya.
Baca Juga:Langkah Brilian Fiorentina di Bursa Transfer: Sukses Rekrut Franco Mastantuono, Separuh Gaji Dibayar MadridBursa Transfer AS Roma: Molina Datang, Angelino Ditendang
“Saya sangat menghormati Allegri. Dia memenangkan banyak gelar di Italia. Namun setiap pelatih memiliki ide dan cara masing-masing dalam memandang sepak bola, dan itu adalah hal yang wajar,” ujarnya.
Jashari juga mengakui musim pertamanya bersama Rossoneri jauh dari harapan. Cedera membuatnya kehilangan banyak pertandingan sehingga gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Musim lalu tidak berjalan seperti yang saya harapkan. Saya mengalami cedera dan bermain sangat sedikit. Itu jelas bukan rencana saya,” ungkapnya.
Karena itu, pada musim ini ia bertekad membuktikan kualitasnya apabila mendapatkan kesempatan bermain secara konsisten.
“Untuk tampil maksimal saya membutuhkan kontinuitas dan kepercayaan. Saya ingin menunjukkan kemampuan yang sebenarnya saya miliki,” tekadnya.
