RADARTASIK.ID – Aktivitas transfer Inter Milan pada bursa musim panas 2026 masih berjalan lambat.
Hingga awal Agustus, Nerazzurri belum mampu bergerak agresif di pasar transfer karena masih terikat prinsip baru manajemen: menjual pemain terlebih dahulu sebelum membeli pemain baru.
Strategi tersebut membuat sejumlah negosiasi berjalan tersendat.
Inter baru meresmikan kedatangan bek asal Inggris John Stones yang direkrut secara gratis setelah kontraknya bersama Manchester City berakhir, serta kiper Italia Ivan Provedel yang dibeli dari Lazio dengan nilai 3 juta euro atau sekitar Rp60 miliar (kurs Rp20.000 per euro).
Baca Juga:Senjata Presiden UEFA Gulingkan Infantino: Usung "Sepak Bola Milik Rakyat" Langkah Brilian Fiorentina di Bursa Transfer: Sukses Rekrut Franco Mastantuono, Separuh Gaji Dibayar Madrid
Meski keduanya sudah berusia di atas 30 tahun, kehadiran Stones dan Provedel tetap membantu menurunkan rata-rata usia skuad.
Stones menggantikan Stefan de Vrij yang hengkang ke Panathinaikos, sedangkan Provedel mengisi posisi Yann Sommer yang memilih melanjutkan karier bersama Club Brugge di Belgia.
Selain itu, Inter juga memulangkan gelandang muda Serbia Aleksandar Stankovic dengan memanfaatkan klausul pembelian kembali senilai 23 juta euro (sekitar Rp460 miliar).
Manajemen juga mengeluarkan 3,5 juta euro atau sekitar Rp70 miliar, belum termasuk bonus, untuk mendatangkan gelandang serang Prancis Yanis Massolin dari Modena.
Sementara itu, status Manuel Akanji dipermanenkan dari Manchester City dengan biaya 15 juta euro atau sekitar Rp300 miliar.
Jika ditotal, Inter telah menghabiskan sekitar 45 juta euro atau Rp900 miliar untuk memperkuat skuad.
Ironisnya, pemasukan dari penjualan pemain belum mampu menutup pengeluaran tersebut.
Sejauh ini Inter hanya memperoleh sekitar 20 juta euro (Rp400 miliar) dari penjualan Denzel Dumfries ke Real Madrid.
Baca Juga:Bursa Transfer AS Roma: Molina Datang, Angelino DitendangEdon Zhegrova Menolak Tinggalkan Juventus, Spalletti Pusing Persaingan di Lini Depan Semakin Ketat
Tambahan dana juga datang dari transfer permanen Franco Carboni ke Parma senilai 2,5 juta euro (Rp50 miliar) serta Sebastiano Esposito ke Cagliari seharga 4 juta euro (Rp80 miliar) ditambah klausul 40 persen dari keuntungan penjualan berikutnya.
Di sisi lain, dua pemain senior yakni Francesco Acerbi dan Matteo Darmian meninggalkan Giuseppe Meazza secara gratis setelah kontrak mereka berakhir.
Namun, persoalan terbesar Inter bukan hanya soal pemasukan yang minim, melainkan sulitnya melepas beberapa pemain yang tidak lagi masuk prioritas.
