TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kepedulian guru di Kabupaten Tasikmalaya terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwujudkan melalui penggalangan dana bersama. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tasikmalaya berhasil menghimpun bantuan sebesar Rp100 juta dari iuran anggotanya.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Tasikmalaya Unang Arifin kepada masyarakat terdampak gempa di Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, NTT, Rabu (7/10/2026).
Unang datang langsung ke lokasi untuk memastikan bantuan diterima masyarakat terdampak. Penyaluran secara langsung tersebut menjadi bentuk kepedulian keluarga besar PGRI Kabupaten Tasikmalaya sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan warga setelah bencana.
Baca Juga:Lahan Perjuangan Jadi Simbol Harapan, OTL SPP Cineam Tasikmalaya Gelar SyukuranMusim Kemarau Panjang, OTL SPP Cineam Tasikmalaya Gelar Shalat Istisqa Bersama Para Petani
“Alhamdulillah hasil iuran anggota PGRI Kabupaten Tasikmalaya terkumpul Rp 100 juta dan bantuan ini kami serahkan langsung kepada korban terdampak bencana,” ujarnya.
Menurut Unang, bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong anggota PGRI Kabupaten Tasikmalaya. Dana yang terkumpul diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang masih menghadapi dampak gempa.
Selain bantuan dari PGRI Kabupaten Tasikmalaya, Pengurus PGRI Provinsi Jawa Barat turut menyalurkan bantuan dalam kegiatan tersebut. Bantuan diberikan dalam bentuk uang dan sembako untuk masyarakat terdampak.
Penyaluran bantuan secara bersama-sama itu menjadi bagian dari solidaritas keluarga besar PGRI terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kondisi sulit akibat bencana. Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa bantuan finansial, tetapi juga kebutuhan pokok yang dapat langsung dimanfaatkan warga.
Unang menegaskan, aksi tersebut menunjukkan kepedulian anggota PGRI Kabupaten Tasikmalaya terhadap sesama. Pengumpulan dana melalui iuran anggota juga menjadi bentuk keterlibatan bersama para guru dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa,” katanya.
Bagi PGRI Kabupaten Tasikmalaya, penyaluran bantuan tersebut menjadi wujud solidaritas guru di luar tugasnya dalam bidang pendidikan. Para guru turut hadir dan bergerak ketika masyarakat menghadapi bencana.
Baca Juga:Portal Papayan-Cikalong Dipersoalkan, Pengusaha Minta Truk Legal Tak DibatasiBangun Sinergi dengan KPAID, Kemenag Kabupaten Tasikmalaya Siapkan Formulasi Tangani Bullying di Madrasah
“Diharapkan bantuan yang telah disalurkan ini, menjadi bagian dari gotong royong untuk membantu warga bangkit dari dampak gempa,” pungkasnya. (obi)
