Ardon Jashari Ingin Jadi Tandem Luka Modric: Ia Punya DNA Pemenang

Luka Modric
Luka Modric Foto: Tangkapan layar Instagram@acmilan
0 Komentar

Salah satu harapan terbesar Jashari musim ini adalah membangun duet di lini tengah bersama Luka Modric.

Ia mengaku sudah merasakan kecocokan saat bermain bersama gelandang veteran Kroasia tersebut, termasuk ketika menghadapi Inter Milan pada laga pramusim.

“Saya merasakan chemistry yang bagus dengannya saat melawan Inter. Saya berharap bisa lebih sering bermain bersama Luka karena musim lalu hal itu belum memungkinkan,” katanya.

Baca Juga:Inter Sulit Datangkan Pengganti Dumfries karena Ada Pemain yang Menolak Dijual Senjata Presiden UEFA Gulingkan Infantino: Usung "Sepak Bola Milik Rakyat" 

Bagi Jashari, Modric bukan hanya pemain hebat, tetapi juga sosok yang memiliki DNA seorang pemenang.

“Dia selalu ingin menang. Itu sudah menjadi bagian dari DNA-nya, dan setiap hari dia menularkan mentalitas itu kepada kami semua. Sangat luar biasa melihat pemain seusianya masih memiliki semangat untuk selalu memberikan yang terbaik. Dia adalah contoh bagi seluruh tim,” sanjungnya.

Menurut Jashari, kekuatan utama Milan musim ini bukan hanya soal kualitas individu, tetapi perubahan mentalitas seluruh tim.

Ia menegaskan setiap pemain harus memasuki lapangan dengan tekad untuk mendominasi pertandingan sejak menit pertama.

“Mentalitas akan menjadi kekuatan terbesar kami. Klub ini selalu memiliki target untuk menang, dan kami akan melakukan segala cara demi mencapai tujuan tersebut,” paparnya.

Meski optimistis, Jashari enggan sesumbar soal peluang meraih Scudetto.

“Saya tidak bisa mengatakan kami akan langsung memenangkan Scudetto. Kami harus membangun mentalitas baru terlebih dahulu. Kami harus bermain dengan baik, menikmati sepak bola, dan berkembang bersama. Jika semua itu bisa kami satukan, saya yakin Milan akan menjalani musim yang sangat baik,” jelasnya.

Jashari juga menyinggung absennya AC Milan dari Liga Champions musim ini dan mengaku kecewa karena kompetisi tersebut merupakan target utama klub pada musim lalu.

Baca Juga:Langkah Brilian Fiorentina di Bursa Transfer: Sukses Rekrut Franco Mastantuono, Separuh Gaji Dibayar MadridBursa Transfer AS Roma: Molina Datang, Angelino Ditendang

Namun, ia menegaskan Rossoneri tetap memiliki ambisi besar di Liga Europa.

“Tentu kami kecewa tidak bermain di Liga Champions karena itu adalah target kami musim lalu. Tetapi sekarang kami akan bermain di Liga Europa. Kompetisi itu juga sangat penting karena akan menghadirkan banyak tim kuat dan pertandingan yang sulit,” tuturnya.

Ia menutup wawancara dengan menegaskan bahwa Milan tidak ingin sekadar menjadi peserta di kompetisi Eropa.

0 Komentar