Infantino Usulkan Maroko Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2030, Diduga Minta Dukungan untuk Jabatan Presiden FIFA 

Gianni Infantino
Gianni Infantino  Foto: Tangkapan layar Instagram@fifa 
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Kontroversi yang melibatkan Presiden FIFA, Gianni Infantino, terus bergulir setelah sebelumnya dituding melakukan tekanan politik terhadap Federasi Sepak Bola Yordania.

Kini bahkan muncul laporan baru yang menyebut Infantino diduga menawarkan Maroko kesempatan menjadi tuan rumah final Piala Dunia 2030 sebagai imbalan atas dukungan politik dalam pemilihan Presiden FIFA berikutnya.

Isu tersebut semakin menambah tekanan terhadap orang nomor satu FIFA itu yang dalam beberapa pekan terakhir terus diterpa berbagai tuduhan terkait kepemimpinannya.

Baca Juga:Andalkan Data Algoritma, AC Milan Incar Bintang Muda Chili untuk Gantikan LeaoCagliari Ingin Boyong Sebastiano Esposito dan Daniel Maldini

Menurut laporan The Times, Gianni Infantino menjadwalkan rapat Dewan FIFA di Rabat, Maroko, pada Rabu, 5 Agustus, untuk membahas krisis yang sedang mengguncang posisinya.

Namun, perhatian publik justru tertuju pada dugaan adanya manuver politik di balik penyelenggaraan Piala Dunia 2030.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Infantino mengusulkan agar Maroko menjadi tuan rumah laga final Piala Dunia 2030.

Jika usulan itu diterima, partai puncak turnamen akan digelar di Stadion Hassan II yang sedang dibangun di Casablanca.

Stadion berkapasitas sekitar 115.000 penonton itu diproyeksikan menjadi salah satu stadion terbesar di dunia.

Keputusan tersebut akan menggeser ambisi Spanyol, yang sejak lama menginginkan laga final berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid.

Sebagaimana diketahui, Piala Dunia 2030 akan digelar bersama oleh Spanyol, Portugal, dan Maroko, sementara tiga pertandingan pembuka akan dimainkan di Argentina, Uruguay, dan Paraguay sebagai penghormatan atas 100 tahun penyelenggaraan Piala Dunia.

Baca Juga:AC Milan vs Inter Milan: Amorim Mainkan Luka Modric Sejak Awal, Chivu Tak Incar KemenanganChelsea vs Juventus: Luciano Spalletti Uji Coba Formasi 4-2-3-1, Milik Jadi Ujung Tombak

Yang membuat isu ini semakin sensasional adalah dugaan bahwa usulan tersebut tidak semata-mata didasarkan pada pertimbangan teknis.

Menurut laporan The Times, Maroko disebut sebagai salah satu sekutu terkuat Gianni Infantino di lingkungan FIFA.

Selain itu, Kongres FIFA 2027, yang akan memilih presiden baru organisasi sepak bola dunia tersebut, dijadwalkan berlangsung di Rabat, ibu kota Maroko.

Media Inggris itu mengklaim Infantino menjanjikan kesempatan kepada Maroko untuk menjadi tuan rumah final Piala Dunia 2030 sebagai imbalan atas dukungan terhadap pencalonannya pada pemilihan presiden FIFA mendatang.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari FIFA maupun Gianni Infantino yang mengonfirmasi tuduhan tersebut.

0 Komentar