Andalkan Data Algoritma, AC Milan Incar Bintang Muda Chili untuk Gantikan Leao

Dario Osorio
Dario Osorio  Foto: Tangkapan layar Instagram@daarriioo24 
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Aktivitas AC Milan di bursa transfer musim panas mulai melambat setelah berhasil mengamankan dua rekrutan utama, yakni Goncalo Ramos dan Mario Gila.

Meski demikian, manajemen Rossoneri masih terus bekerja di balik layar dengan mengandalkan analisis data dan algoritma pencarian pemain untuk menemukan sosok yang tepat melengkapi skuad Ruben Amorim.

Salah satu nama yang kini kembali masuk radar Milan adalah winger muda asal Chile, Dario Osorio, pemain berusia 22 tahun yang saat ini membela klub Denmark, Midtjylland.

Baca Juga:Cagliari Ingin Boyong Sebastiano Esposito dan Daniel MaldiniAC Milan vs Inter Milan: Amorim Mainkan Luka Modric Sejak Awal, Chivu Tak Incar Kemenangan

Menurut laporan jurnalis transfer Matteo Moretto, Osorio kembali menjadi perhatian Milan setelah sejumlah target sebelumnya gagal didatangkan.

Situasi tersebut terjadi karena Rossoneri hingga kini masih kesulitan melepas beberapa pemain yang tidak masuk dalam rencana Amorim sehingga ruang belanja klub menjadi terbatas.

Meski begitu, meja para petinggi Milan terus dibanjiri laporan pencari bakat dan rekomendasi pemain baru.

Berkat sistem analisis berbasis data yang dikembangkan oleh Direktur Player Trading Hendrik Almstadt bersama tim rekrutmen, nama Dario Osorio muncul sebagai salah satu kandidat paling menarik.

Yang membuat Osorio begitu diminati adalah kemampuannya bermain di lebih dari satu posisi.

Milan saat ini membutuhkan pemain berkaki kiri yang dapat beroperasi sebagai gelandang serang atau penyerang di belakang Goncalo Ramos.

Dalam skema tersebut, Christian Pulisic diproyeksikan lebih sering bermain di sisi kiri, mengisi ruang yang kemungkinan ditinggalkan Rafael Leao apabila sang bintang Portugal hengkang pada bursa transfer ini.

Baca Juga:Chelsea vs Juventus: Luciano Spalletti Uji Coba Formasi 4-2-3-1, Milik Jadi Ujung TombakAgen: Inter Milan dan AS Roma Inginkan Nico Gonzalez

Selain itu, Amorim juga masih mencari pemain yang mampu mengisi posisi wing-back kiri setelah Pervis Estupinan kembali dianggap belum memenuhi ekspektasi.

Menariknya, Osorio dinilai mampu menjalankan kedua peran tersebut sekaligus. Pemain kelahiran 2004 itu mengawali karier sebagai penyerang sayap di Universidad de Chile.

Namun sepanjang musim lalu bersama Midtjylland, ia beberapa kali dimainkan sebagai wing-back kiri dalam formasi tiga bek dan tampil cukup meyakinkan.

Kemampuan beradaptasi di berbagai posisi inilah yang membuat Osorio dianggap sebagai “dua solusi dalam satu pemain”, sesuatu yang sangat sesuai dengan filosofi permainan Ruben Amorim yang mengutamakan fleksibilitas taktik.

0 Komentar