Belajar Bahasa Inggris Jadi Lebih Seru, SDN Mugarsari Tasikmalaya Terapkan Gamifikasi Digital dari Unsil

SDN Mugarsari Tasikmalaya
Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Siliwangi (Unsil) berfoto bersama di tempat kegiatan di SDN Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. (Istimewa) 
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar mulai mengalami perubahan besar seiring meningkatnya kebutuhan literasi digital di era teknologi. Tidak lagi hanya mengandalkan buku teks dan metode ceramah, inovasi pembelajaran berbasis permainan digital kini menjadi salah satu solusi untuk membuat siswa lebih aktif, kreatif, dan tertarik mengikuti proses belajar.

Salah satu langkah inovatif tersebut dilakukan melalui program pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Siliwangi (Unsil) yang mengimplementasikan gamifikasi pembelajaran bahasa Inggris berbasis platform digital interaktif di SDN Mugarsari Tasikmalaya. Program yang berlangsung dari 3-6 Agustus 2026 ini dirancang untuk memperkuat kemampuan literasi digital siswa sekaligus menciptakan pengalaman belajar bahasa Inggris yang lebih menyenangkan.

Melalui pemanfaatan teknologi seperti Wordwall, Educandy, dan Wayground, siswa tidak hanya belajar kosakata dan struktur kalimat, tetapi juga berlatih menggunakan teknologi secara produktif sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran.

Baca Juga:Bukan Sekadar Menginap, Santika Indonesia Ajak Anak SOS Children’s Villages Intip Rahasia Dunia PerhotelanLaba Bersih Indofood Semester I 2026 Turun 19 Persen, Tertekan Rugi Kurs Meski Kinerja Operasional Tetap Solid

Pembelajaran Konvensional Masih Menjadi Tantangan

Perkembangan teknologi pendidikan menghadirkan peluang besar bagi sekolah dasar untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif. Namun, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran bahasa Inggris masih menghadapi berbagai kendala.

Kondisi tersebut juga ditemukan di SDN Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan pihak sekolah, pembelajaran bahasa Inggris masih terdapat beberapa guru yang belum maksimal dalam menggunakan teknologi pembelajaran dalam aktifitas di kelas.

Padahal, sekolah telah memiliki berbagai fasilitas pendukung seperti akses internet, komputer, dan smart TV yang dapat digunakan untuk pembelajaran berbasis teknologi. Namun, fasilitas tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal karena masih terdapat keterbatasan kesiapan guru dan siswa dalam menggunakan media digital pembelajaran.

SDN Mugarsari sendiri memiliki potensi besar untuk mengembangkan inovasi pembelajaran. Sekolah ini memiliki 334 siswa, 17 tenaga pendidik, serta fasilitas yang mendukung penerapan pembelajaran berbasis digital.

Gamifikasi Digital Jadi Solusi Pembelajaran Bahasa Inggris

Untuk menjawab tantangan tersebut, tim pengabdian dari Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi menghadirkan pendekatan pembelajaran berbasis gamifikasi digital.

Gamifikasi merupakan metode pembelajaran yang mengintegrasikan unsur permainan ke dalam proses belajar. Pendekatan ini dinilai sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar yang cenderung lebih mudah terlibat melalui aktivitas interaktif dan menyenangkan.

0 Komentar