BANJAR, RADARTASIK.ID – Dampak musim kemarau mulai terasa. Sejumlah wilayah di Kota Banjar pun mengalami krisis air bersih.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar terus mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan air bersih.
“Distribusi air bersih terbaru kami kirim ke Dusun Pengasinan Desa Binangun, Kecamatan Pataruman berdasarkan permohonan dari pemerintah desa setempat,” ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Banjar Ruhimat, Minggu 2 Agustus 2026.
Baca Juga:Dorong Jalan Pamegatan-Singajaya Garut Masuk Status Jalan ProvinsiKawasan Pasar Baru Garut Akan Direnovasi, PKL Dipindahkan Sementara
Menurutnya, sekali pendistribusian air bersih ke masyarakat menggunakan mobil tangki berkapasitas sekitar 5.000 liter.
Seperti di Dusun Pengasinan, masyarakat terdampak kemarau sekitar 250 jiwa, karena sumber air (sumur) mengalami kekeringan.
Dalam sepekan terakhir, pihaknya sudah mendistribusikan air bersih ke masyarakat yang terdampak kekeringan sekitar 40 ribu liter, dan diperkirakan akan terus bertambah.
“Wilayah yang sudah kami distribusikan air bersih yakni di Desa Sukamukti, Binangun dan Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman sesuai permohonan yang diajukan,” jelasnya.
Pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap kebutuhan air bersih masyarakat. Dan selalu siap siaga mendistribusikan, jika warga membutuhkan.
Pendistribusian air bersih melalui permohonan dari pihak pemerintah desa setempat. Karena itu, bagi desa atau kelurahan yang membutuhkan untuk membuat permohonan terlebih dahulu.
“Kami imbau masyarakat yang mulai mengalami kesulitan air, untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk mengajukan permohonan. Sehingga distribusi dapat dilakukan sesuai jadwal dan tepat sasaran,” ujarnya. (Anto Sugiarto)
