Koulierakis memiliki postur ideal sebagai bek tengah dengan tinggi 188 sentimeter dan berat sekitar 78 kilogram.
Bek berkaki kiri itu dikenal sebagai tipikal defender modern. Ia tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga memiliki kemampuan mengalirkan bola dari belakang dengan sangat baik.
Ia mampu dimainkan sebagai bek kiri dalam formasi empat bek maupun sebagai bek kiri dalam sistem tiga bek yang menjadi ciri khas permainan Gian Piero Gasperini.
Baca Juga:Rafael Leao Diburu Fenerbahce dan Galatasaray, AC Milan Pasang Tarif Rp1 Triliun Jurnalis Italia: Leao Ganggu Rencana Transfer AC Milan
Keunggulan lainnya adalah keberanian melakukan pressing tinggi dan membaca arah serangan lawan.
Ia gemar melakukan intersep sebelum penyerang lawan menerima bola sehingga mampu memutus serangan sejak awal.
Meski memiliki tubuh tinggi dan atletis, Koulierakis juga mempunyai akselerasi yang cukup cepat sehingga tidak kesulitan menghadapi penyerang-penyerang lincah.
Kemampuan kaki kirinya menjadi nilai tambah. Ia tenang ketika berada di bawah tekanan, mampu mengirim umpan vertikal menembus lini pertahanan lawan, hingga melakukan pergantian sisi permainan dengan akurat.
Selain tangguh bertahan, Koulierakis juga berbahaya ketika membantu serangan.
Berkat kemampuan duel udara yang sangat baik, ia telah mencetak 13 gol dalam 139 pertandingan bersama PAOK dan Wolfsburg.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa ia merupakan ancaman serius dalam situasi bola mati, baik dari sepak pojok maupun tendangan bebas.
Sepanjang musim lalu, ia tampil dalam 33 pertandingan di Bundesliga, play-off, dan DFB-Pokal. Ia menyumbangkan empat gol serta hanya menerima enam kartu kuning, sebuah statistik yang menunjukkan permainan agresif namun tetap terkontrol.
Baca Juga:AS Roma Selangkah Lagi Rekrut Koulierakis, Endrick Siap Diboyong dari Real MadridPippo Inzaghi Minta Palermo Beli 2 Pemain: Vavassori dan Barba Jadi Prioritas
Selain itu, riwayat cederanya juga tergolong minim sehingga menjadi salah satu bek muda yang dinilai konsisten dan dapat diandalkan.
Jika transfer ini resmi rampung, Koulierakis diperkirakan akan menjadi pesaing sekaligus pelapis ideal bagi Evan Ndicka di sisi kiri pertahanan Roma.
Kemampuannya bermain dalam beberapa skema membuatnya sangat sesuai dengan kebutuhan Gasperini yang mengandalkan fleksibilitas pemain belakang.
Dengan jadwal padat yang akan dihadapi Roma musim depan di Serie A, Liga Champions, dan Coppa Italia, kehadiran bek berusia 22 tahun itu diyakini akan menambah kedalaman skuad sekaligus meningkatkan kualitas lini pertahanan Giallorossi.
