Namun, klub-klub Turki diyakini belum bersedia memenuhi angka tersebut.
Fenerbahce dan Galatasaray diperkirakan hanya mampu mengajukan penawaran di kisaran 40 hingga 45 juta euro, termasuk bonus. Nilai itu setara dengan sekitar Rp800 miliar hingga Rp900 miliar.
Perbedaan harga inilah yang masih menjadi kendala utama dalam proses negosiasi.
Meski harus menurunkan sedikit harga jual, Milan dipastikan tetap memperoleh keuntungan besar jika transfer Leao terealisasi.
Baca Juga:Jurnalis Italia: Leao Ganggu Rencana Transfer AC Milan AS Roma Selangkah Lagi Rekrut Koulierakis, Endrick Siap Diboyong dari Real Madrid
Data resmi yang dikutip Calcio & Finanza menunjukkan nilai historis Leao dalam pembukuan AC Milan hingga 30 Juni 2025 mencapai 49,5 juta euro.
Angka tersebut sudah termasuk biaya yang pernah dikeluarkan Milan untuk membantu menyelesaikan sengketa hukum pemain tersebut dengan Sporting CP.
Sementara itu, nilai buku Leao per 30 Juni 2026 kini tersisa sekitar 11,2 juta euro, atau setara Rp224 miliar.
Artinya, selama dijual di atas nilai tersebut, Milan tetap akan mencatat keuntungan modal (capital gain) yang sangat besar.
Apabila transfer disepakati di angka 45 juta euro atau sekitar Rp900 miliar, Rossoneri diperkirakan masih bisa membukukan keuntungan modal hampir 34 juta euro, setara sekitar Rp680 miliar.
Keuntungan Milan tidak hanya berasal dari nilai transfer.
Jika Leao benar-benar hengkang, klub juga akan menghemat beban gaji dan amortisasi pemain dalam laporan keuangan musim berjalan.
Nilainya mencapai lebih dari 12,1 juta euro, atau sekitar Rp242 miliar.
Penghematan tersebut akan memberikan ruang finansial yang lebih besar bagi manajemen Milan untuk mendatangkan pemain-pemain baru sesuai kebutuhan Rubén Amorim.
Baca Juga:Pippo Inzaghi Minta Palermo Beli 2 Pemain: Vavassori dan Barba Jadi PrioritasIntip Peluang AC Milan Rekrut Franco Mastantuono: Real Madrid Tak Ingin Rossoneri Punya Opsi Beli
Sejumlah laporan media Italia sebelumnya menyebut Rossoneri memang masih mencari tambahan pemain di sektor gelandang serang dan lini depan.
Namun, proses perekrutan masih bergantung pada keberhasilan klub melepas beberapa pemain dengan nilai transfer yang sesuai.
Karena itu, masa depan Rafael Leao kini menjadi salah satu kunci penting dalam strategi transfer AC Milan.
Jika Fenerbahce atau Galatasaray akhirnya bersedia memenuhi permintaan Rossoneri, Milan tidak hanya memperoleh dana segar hingga Rp1 triliun, tetapi juga menciptakan ruang yang cukup untuk mempercepat perburuan pemain baru sebelum bursa transfer musim panas resmi ditutup.
