Hotel Santika Tasikmalaya Berhasil Himpun 198 Kantong Darah

Hotel Santika Tasikmalaya
Sejumlah peserta saat mendonorkan darahnya dalam kegiatan Donor Darah di Hotel Santika Tasikmalaya, Rabu (29/7/2026). (Fitriah Widayanti/Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Hotel Santika Tasikmalaya kembali menggelar kegiatan donor darah sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR), Rabu (29/7/2026).

Tak hanya mengajak masyarakat mendonorkan darah, kegiatan tersebut juga dipadukan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi mengenai pola hidup sehat.

General Manager Hotel Santika Tasikmalaya, Baharuddin Adam, mengatakan donor darah telah menjadi agenda rutin yang diselenggarakan setiap tiga bulan sekali.

Baca Juga:Kinerja Moncer! Indosat Raup Pendapatan Rp 30,7 Triliun dan Genjot Investasi AI CloudPerry Warjiyo Mundur dari BI, Kenapa IHSG Langsung Berubah Arah? Ini Penjelasan Analis

Pada pelaksanaannya, Hotel Santika bekerja sama dengan Relawan Donor Darah Indonesia (Reddi), Puskesmas Cihideung, RSUD dr Soekardjo, serta sejumlah mitra lainnya untuk menghadirkan layanan yang lebih lengkap bagi masyarakat.

Selain donor darah, pengunjung dapat memanfaatkan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, pemeriksaan mata, hingga konsultasi kesehatan kulit.

Kegiatan ini juga diisi dengan talkshow kesehatan yang menghadirkan narasumber dari RSUD dr Soekardjo guna memberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan gaya hidup sehat.

Baharuddin menilai kolaborasi berbagai layanan kesehatan tersebut membuat kegiatan donor darah semakin diminati masyarakat.

Menurutnya, konsep itu mulai diterapkan dalam empat penyelenggaraan terakhir sehingga masyarakat yang tidak dapat mendonorkan darah tetap memperoleh manfaat melalui layanan pemeriksaan kesehatan.

Ia mengungkapkan, antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Hingga kegiatan berakhir, sebanyak 253 orang mendaftarkan diri sebagai pendonor. Dari jumlah tersebut, 198 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya. Sedangkan 55 orang lainnya gagal melakukan donor darah dengan berbagai alasan.

Baharuddin mengatakan kebutuhan darah di Kota Tasikmalaya masih cukup tinggi sehingga kegiatan donor darah perlu terus didorong dengan melibatkan lebih banyak masyarakat.

Baca Juga:Badan Gizi Nasional Bekukan 833 SPPG, Ada Temuan Keracunan hingga Dugaan Penyelewengan Dana BTPN Syariah Kirim Sinyal Positif, Laba Naik dan Kredit Bermasalah Turun Drastis

“Tasik itu butuh darah 60 sampai 80 labu per hari. Jadi kita harus lebih banyak lagi sebenarnya mencari darah. Target hari ini yang datang harapannya sampai 300 orang, darah yang bisa terpenuhi harapannya sekitar 200 labu,” ujarnya.

Ia menegaskan, penyelenggaraan donor darah bukan semata-mata untuk menjalankan program CSR perusahaan, tetapi juga didorong oleh keinginan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Hati nurani sih sebenarnya. CSR ini merupakan CSR yang mudah untuk dilakukan, ya ngumpulin orang untuk donor darah. Jadi mengajak masyarakat donor sekaligus memberi manfaat buat sesama,” katanya. (Fitriah Widayanti)

0 Komentar