Dua Siswa SMAN 2 Kota Tasikmalaya Juarai FLS3N Jabar

SMAN 2 kota tasikmalaya
Muhammad Satria, dua siswa SMA Negeri 2 Tasikmalaya menunjukkan piala yang diraihnya dari ajang FLS3N tingkat Provinsi Jawa Barat, baru-baru ini. (IST)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – SMA Negeri 2 Tasikmalaya kembali mengukir prestasi gemilang di ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Provinsi Jawa Barat. Dua siswanya berhasil meraih juara pertama pada mata lomba berbeda dalam kompetisi yang digelar di Kota Bandung, baru-baru ini.

Kedua siswa tersebut adalah Arumi Anindya Putri yang menjadi juara pertama di mata lomba komik digital serta Muhammad Satria Pratama yang meraih juara pertama pada mata lomba solo vokal putra.

Pada FLS3N tahun ini, SMA Negeri 2 Tasikmalaya mengirim enam wakil yang sebelumnya menjadi juara pertama di tingkat Kota Tasikmalaya. Mereka mengikuti mata lomba tari kreasi, monolog, komik digital, cipta puisi, solo vokal putra, dan film pendek. Dari enam wakil tersebut, dua di antaranya berhasil menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga:Kadisdik Tanpa Gimmik!UMTAS Latih Kader Posyandu Sukamaju 2 Olah Pangan Lokal Jadi PMT Bergizi

Kepala SMA Negeri 2 Tasikmalaya, Ina Reina Susanti SPd MPd, mengatakan prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras para siswa yang didukung pembinaan intensif oleh para guru pembina. Menjelang pelaksanaan FLS3N tingkat provinsi, kata dia, seluruh peserta menjalani pembinaan selama sekitar dua pekan sesuai mata lomba masing-masing.

Menurutnya, sekolah secara konsisten memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat di bidang seni. Salah satunya melalui program Indie Spekta atau Smanda Pentas Bertalenta yang digelar setiap bulan sebagai wadah bagi siswa menampilkan kemampuan dan kreativitas mereka.

“Kami juga memfasilitasi anak-anak yang memiliki talenta, potensi, dan hobi. Kebetulan kami punya program Indie Spekta, Smanda Pentas Bertalenta. Di sana anak-anak menampilkan bakat dan potensi mereka,” ujarnya.

Ina menambahkan, sekolah merasa terbantu karena para siswa yang mewakili FLS3N tahun ini merupakan peserta didik yang telah memiliki kemampuan dan talenta. Dengan demikian, pembinaan lebih difokuskan pada pematangan penampilan menjelang perlombaan.

Meski menyandang predikat juara pertama tingkat Provinsi Jawa Barat, Arumi dan Muhammad Satria belum berhasil mengamankan tiket ke FLS3N tingkat nasional. Ina mengungkapkan, setiap mata lomba hanya mengirim satu wakil dari Jawa Barat. Adapun penentuannya dilakukan berdasarkan perbandingan nilai juara pertama kategori SMA dan SMK pada mata lomba yang sama. Peserta dengan nilai tertinggi ditetapkan sebagai wakil Jawa Barat di tingkat nasional.

0 Komentar