Calamai Tak Senang Mancini Jadi Pelatih Timnas Italia: Pergi ke Arab demi Uang Adalah Pengkhianatan

mantan gelandang AC Milan
Roberto Mancini saat melatih Arab Saudi. (Roberto Mancini/Instagram)
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Penunjukan Roberto Mancini sebagai pelatih baru Timnas Italia ternyata belum sepenuhnya diterima publik.

Jurnalis senior Italia, Luca Calamai, menjadi salah satu sosok yang secara terbuka mengkritik keputusan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) yang kembali mempercayakan kursi pelatih kepada Mancini.

Dalam kolom editorialnya di Tuttomercatoweb, Calamai menilai Mancini bukan figur yang tepat untuk kembali memimpin Gli Azzurri.

Baca Juga:Openda Jadi Korban Cuci Gudang JuventusBeppe Riso Ingin Temui Manajemen Inter Milan, Frattesi Buka Peluang Hijrah ke Liga Inggris

Menurutnya, keputusan sang pelatih meninggalkan Timnas Italia demi menerima tawaran bernilai fantastis dari Arab Saudi merupakan sebuah bentuk pengkhianatan yang tidak bisa begitu saja dilupakan.

“Pada akhirnya Mancini kembali. Seperti yang ditulis Direktur Gazzetta dello Sport, Stefano Barigelli, persoalan moral seharusnya berlaku bagi siapa pun yang menjadi pelatih Timnas Italia,” tulis Calamai.

Ia kemudian menyinggung nilai kontrak besar yang diterima Mancini saat memilih melatih Timnas Arab Saudi.

“Ada 25 juta alasan mengapa Mancini tidak layak kembali menduduki jabatan ini. Dua puluh lima juta itu adalah harga dari sebuah pengkhianatan. Dia meninggalkan Timnas Italia demi menjual dirinya kepada para syekh,” lanjutnya.

Calamai mengaku tidak terlalu peduli dengan permintaan maaf yang telah disampaikan Mancini setelah petualangannya di Arab Saudi berakhir lebih cepat dari perkiraan.

“Saya yakin dia sadar hanya beberapa minggu kemudian bahwa dirinya telah melakukan kesalahan besar. Namun keputusan yang begitu keliru tidak bisa dihapus hanya dengan beberapa kalimat permintaan maaf,” tegasnya.

Tak hanya Mancini, Calamai juga mengkritik Giovanni Malagò, yang mendukung kembalinya pelatih berusia 61 tahun tersebut.

Baca Juga:Juventus Ngebut Datangkan Joshua Zirkzee, Ini Syarat yang Diminta Manchester UnitedGasperini Inginkan Abde Ezzalzouli, Real Betis Minta AS Roma Bayar Rp1,2 Triliun

Menurutnya, sosok berpengalaman seperti Malagò seharusnya mampu mengambil keputusan yang lebih baik.

Meski demikian, Calamai mencoba memahami situasi sulit yang sedang dihadapi federasi setelah serangkaian polemik dalam proses pencarian pelatih baru.

Ia menduga kondisi tersebut membuat Malagò merasa tidak memiliki banyak pilihan selain kembali menunjuk Mancini.

“Satu-satunya alasan yang bisa saya pahami adalah karena setelah berbagai kesalahan yang dilakukan Paolo Maldini dalam proses pencarian pelatih, federasi berada dalam posisi yang sangat sulit. Mereka membutuhkan solusi cepat dan akhirnya memilih kembali kepada teman lama, Mancini,” tulisnya.

0 Komentar