Calamai Tak Senang Mancini Jadi Pelatih Timnas Italia: Pergi ke Arab demi Uang Adalah Pengkhianatan

mantan gelandang AC Milan
Roberto Mancini saat melatih Arab Saudi. (Roberto Mancini/Instagram)
0 Komentar

Walaupun menentang penunjukan tersebut, Calamai tetap berharap Mancini mampu membawa perubahan positif bagi Timnas Italia.

Ia ingin Gli Azzurri kembali tampil kompetitif, lolos ke Piala Dunia, sekaligus menghindari degradasi di ajang UEFA Nations League.

“Kita sudah terlalu lama menjadi sasaran kritik dan kekalahan. Saya berharap Mancini berani membangun tim dengan pemain-pemain muda,” ungkapnya.

Baca Juga:Openda Jadi Korban Cuci Gudang JuventusBeppe Riso Ingin Temui Manajemen Inter Milan, Frattesi Buka Peluang Hijrah ke Liga Inggris

Calamai juga menyarankan Mancini bekerja sama lebih erat dengan pelatih Timnas Italia U-21, Silvio Baldini.

Menurutnya, Baldini memiliki banyak ide segar dalam pengembangan pemain muda yang bisa menjadi fondasi kebangkitan sepak bola Italia.

Di tengah kritik terhadap Mancini, Calamai justru menyambut positif penunjukan Claudio Ranieri sebagai bagian dari proyek baru sepak bola Italia.

Baginya, Ranieri sebagai sosok bijaksana yang memiliki pengalaman panjang dan dinilai mampu membangun sistem pembinaan jangka panjang.

“Ranieri bisa memimpin proyek besar yang dimulai dari pembinaan usia muda. Sepak bola Italia membutuhkan perubahan mendasar, dan saya yakin dia memiliki ide-ide yang tepat untuk mewujudkannya,” jelas Calamai.

Menurutnya, reformasi sepak bola Italia harus dimulai dari akademi dan kompetisi usia muda agar Gli Azzurri kembali mampu bersaing dengan negara-negara elite Eropa.

Menjelang akhir tulisannya, Calamai juga menyinggung aktivitas bursa transfer Serie A.

Baca Juga:Juventus Ngebut Datangkan Joshua Zirkzee, Ini Syarat yang Diminta Manchester UnitedGasperini Inginkan Abde Ezzalzouli, Real Betis Minta AS Roma Bayar Rp1,2 Triliun

Ia memberikan pujian kepada Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, yang berhasil mengamankan transfer bek Inggris John Stones meski sempat mendapatkan persaingan ketat dari Arsenal, Chelsea, Juventus, dan Napoli.

“Setelah sempat menerima beberapa kegagalan, Marotta kembali menunjukkan kualitasnya sebagai direktur terbaik di sepak bola Italia. Begitulah cara kerja orang-orang hebat,” ujarnya.

Calamai juga menyoroti antusiasme publik terhadap kedatangan Santiago Castro ke AS Roma.

Ia merasa penyerang muda asal Argentina itu memiliki talenta besar, tetapi belum yakin Castro akan langsung berkembang menjadi bintang di Olimpico.

“Saya tidak meragukan bakatnya. Yang masih saya ragukan adalah apakah dia sudah siap menjadi bintang di Roma. Semoga keraguan saya terbukti salah demi para pendukung Giallorossi,” tutup Calamai.

0 Komentar