63 Mahasiswa STIE Latifah Mubarokiyah Suryalaya Tasikmalaya Siap Kembangkan Ekonomi Desa

Stie latifah mubarokiyah suryalaya
 Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Latifah Mubarokiyah Suryalaya Tasikmalaya resmi dibekali untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Tahun Akademik 2025/2026. (Istimewa)
0 Komentar

Ia meminta para mahasiswa menggali potensi wilayah masing-masing. Sebagai insan akademik, mahasiswa harus belajar menerapkan Tridharma Perguruan Tinggi secara utuh.

Hozin mengingatkan bahwa tanggung jawab mahasiswa tidak berhenti setelah menyelesaikan pendidikan, melainkan harus diwujudkan melalui pengabdian dan penerapan ilmu di tengah masyarakat.

“Skripsi itu memang berat, tetapi yang paling berat bukanlah menyelesaikannya, melainkan bagaimana kita mempertanggungjawabkan ilmu tersebut di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:Langkah Berani Asep Muslim: Tolak Baju Adat Baru, Dorong Efisiensi Anggaran DPRD TasikmalayaUlama dan Ormas Islam Datangi DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Ajukan Naskah Akademik Raperda Ketahanan Keluarga

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya, Indra, menyampaikan bahwa program KKN memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan UMKM di desa.

“Mahasiswa diharapkan dapat membantu pendataan pelaku usaha sekaligus mengidentifikasi potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus memfasilitasi UMKM, terutama dalam pemenuhan legalitas usaha agar memiliki daya saing yang lebih baik.

Dinas siap membantu memfasilitasi UMKM, satu dari segi kelengkapan administrasi seperti NIB, PIRT, dan label halal.

Menurut Indra, keterlibatan mahasiswa KKN juga akan membantu pemerintah daerah memperkuat basis data UMKM sekaligus memetakan potensi ekonomi di tingkat desa.

“Dengan adanya KKN pun, ini membantu Dinas UMKM dalam mencari data UMKM sekaligus potensi-potensi yang ada di desa tersebut,” pungkasnya. (obi)

0 Komentar