Melalui Workshop, MKKS SMK Kota Tasikmalaya Dorong Capaian TKA Guru SMK

workshop TKA Guru SMK Kota Tasikmalaya
Para guru SMK mengikuti workshop TKA yang digelar MKKS SMK Kota Tasikmalaya di Studio Radar TV, Selasa (28/7/2026). Ujang Nandar/Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendongkrak capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Jawa Barat terus dilakukan. Salah satunya melalui Workshop Bedah Kerangka TKA yang diikuti kepala sekolah dan guru SMK se-Kota Tasikmalaya, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Studio Radar TV tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kota Tasikmalaya, Penerbit Erlangga, Radar TV, dan SMK Kota Tasikmalaya. Workshop ini menghadirkan narasumber dari Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Ketua MKKS SMK Kota Tasikmalaya, Japar Solihin, mengatakan peserta workshop difokuskan kepada guru mata pelajaran yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan TKA, yakni guru Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika.

Baca Juga:Pengemudi Masih Belajar, Mobil Seruduk Motor dan Tabrak Gapura di Indihiang Kota TasikmalayaKerja Sama Pengelolaan Parkir Bukan Inisiatif Dishub Kota Tasikmalaya, Keberlanjutannya Akan Dievaluasi

Menurutnya, ketiga mata pelajaran tersebut menjadi komponen utama dalam Tes Kemampuan Akademik, meskipun di SMK juga terdapat mata pelajaran kejuruan sesuai kompetensi masing-masing sekolah.

“Tiga guru mata pelajaran ini kami prioritaskan karena berkaitan langsung dengan TKA. Meskipun di SMK ada mata pelajaran kejuruan, tetapi TKA mengukur kemampuan akademik dasar siswa,” ujar Japar.

Ia menjelaskan, pelaksanaan workshop dilatarbelakangi masih rendahnya capaian nilai TKA di Jawa Barat. Bahkan, Kota Tasikmalaya saat ini masih berada di peringkat ketujuh sehingga diperlukan berbagai langkah untuk meningkatkan kualitas hasil asesmen tersebut.

Karena itu, lanjut Japar, pihaknya menyambut baik tawaran dari Penerbit Erlangga untuk menggelar kegiatan bedah kerangka TKA sebagai bentuk persiapan menghadapi pelaksanaan asesmen.

“Ketika ada tawaran dari Penerbit Erlangga untuk mengadakan bedah TKA, kami langsung menyambut baik. Kegiatan seperti ini sebenarnya sudah pernah dilakukan saat menghadapi Ujian Nasional melalui bedah struktur soal,” katanya..

Ia menambahkan, materi yang disampaikan langsung oleh narasumber dari BSKAP Kemendikdasmen dinilai sangat penting karena TKA masih tergolong kebijakan baru dan baru memasuki tahun kedua pelaksanaannya.

Menurutnya, hingga kini masih banyak guru yang terus mempelajari pola dan karakteristik TKA agar dapat menyesuaikan strategi pembelajaran di sekolah.

Baca Juga:Wali Kota Tasikmalaya Mentahkan Usulan Pembentukan Satgas Penertiban Parkir! Tugas Itu Sudah Melekat di DishubSoal Kerja Sama Parkir, Mantan Kadishub Kota Tasikmalaya: Inovasi Harus Memberi Hasil Lebih

“Guru masih meraba-raba terkait pelaksanaan TKA karena ini masih relatif baru. Padahal, bagi siswa TKA sangat penting, terutama bagi mereka yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ujarnya.

0 Komentar