Dua Telepon Tak Pernah Diam!

Budi mahmud
H. Budi Mahmud Saputra, SE., MM.
0 Komentar

Mahmud. Yang terpuji. Nama yang berasal dari bahasa Arab, mengandung doa agar pemiliknya memiliki akhlak yang baik dan mendapat keberkahan.

Saputra. Anak laki-laki yang menjadi kebanggaan keluarga dan penerus yang membawa manfaat. Jika ketiganya disatukan, maknanya menjadi sebuah doa panjang.

“Seorang anak laki-laki yang memiliki budi pekerti baik, berakhlak terpuji, serta menjadi kebanggaan keluarga dan lingkungannya.”

Baca Juga:Dari Medan Perang ke Mimbar Pesantren!Anak Ketiga Ditemukan, Pencarian Anak Hilang di Tasikmalaya Tuntas, Misteri Kepergian Mulai Terkuak

Tentu nama hanyalah doa. Yang menentukan tetap perilaku. Karena sejarah tidak pernah menilai seseorang dari arti namanya.

Melainkan dari arti kehadirannya bagi orang lain. Dan sore itu, ketika dua telepon genggamnya kembali berdering hampir bersamaan, saya seperti menemukan satu pelajaran kecil.

Menjadi pemimpin ternyata bukan soal berapa banyak orang yang mengenal kita. Melainkan seberapa banyak orang yang masih berani menghubungi kita—dan seberapa sering kita bersedia menjawabnya.

Mungkin itulah ukuran sederhana seorang wakil rakyat. Bukan karena ia selalu benar. Tetapi karena ia memilih tetap hadir, bahkan ketika dering telepon tak pernah benar-benar berhenti. (red)

0 Komentar