110 Anak di Tasikmalaya Disunat Secara Massal, Dalam Rangka HAN 2026

khitanan massal kabupaten tasikmalaya. hari anak nasional
Ratusan Anak Sedang mengikuti khitanan massal dalam Rangka Memperingati Hari Anak Nasional 2026 di Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (24/7/2026). (Foto: R Robi Ramdani/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Sebanyak 110 anak di Kabupaten Tasikmalaya disunat atau menjalani khitanan massal di momen peringatan Hari Anak Nasional (HAN). Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Kegiatan yang diinisiasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya yang berkolaborasi dengan berbagai elemen.

Kegiatan tersebut mendapatkan dukungan dari pemerintah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen perlindungan anak sekaligus menghadirkan ruang yang aman dan ramah bagi mereka.

Hadir pada kegiatan tersebut Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., Irjen Kemendes PDTT Dr. Masyhudi, S.H., M.H., Pendiri Sahabat Ryano Muhamad Ryano Panjaitan, Owner Group37 H. Cahya Gandara, Ketua KPAI Pusat Dr. Aris Adi Leksono, M.M.Pd., Regional CEO Bank Syariah Indonesia (BSI) Jawa Barat Fitria Ekayani, Danrem 062/Tarumanagara Kolonel Inf. Dadi Sutandi, S.E., M.M., serta Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi.

Baca Juga:Soal Kerja Sama Parkir, Mantan Kadishub Kota Tasikmalaya: Inovasi Harus Memberi Hasil LebihPasanggiri Pencak Silat Priangan Timur di Tasikmalaya Terkendala Akomodasi

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih memberikan motivasi kepada anak-anak dan para orang tua. Supaya anak-anak dibimbing supaya menjadi pribadi yang baik dan menjadi generasi berkualitas.

“Keluarga merupakan lingkungan pertama yang membentuk karakter sekaligus menjadi benteng utama dalam melindungi anak,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, keluarga adalah tempat pertama anak belajar. Dari sanalah mereka memperoleh bekal untuk menghadapi tantangan kehidupan yang semakin kompleks di masa depan. Ia juga mengajak anak-anak di Kabupaten Tasikmalaya untuk terus belajar sebagai bekal menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Teruslah belajar, belajar, dan belajar. Persiapkan diri menghadapi masa depan yang lebih penuh tantangan dibandingkan sekarang,” pesannya.

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Kehadiran Pangdam III/Siliwangi menunjukkan konsistensi kepedulian terhadap isu perlindungan anak.

“Beliau selalu hadir ketika anak-anak membutuhkan perlindungan. Hari ini kita bisa melihat sendiri bagaimana beliau bercengkerama, bergembira, dan memberikan perhatian langsung kepada anak-anak. Ini menjadi teladan bagi kita semua,” kata Ato.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, KPAID, TNI, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat, peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Kabupaten Tasikmalaya diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan.

0 Komentar