Selain kondisi ruang belajar yang sempit, bangunan tersebut juga dinilai jauh dari standar ruang kelas yang layak.
Saat hujan turun, atap kerap bocor sehingga mengganggu proses belajar mengajar. Dinding dan lantai yang semakin rapuh juga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan siswa maupun guru yang setiap hari beraktivitas di lokasi tersebut.
Dengan kondisi tersebut, DPRD Kabupaten Tasikmalaya berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar pembangunan sekolah yang telah lama dijanjikan dapat direalisasikan, sehingga para siswa di SDN Kubangsari memperoleh fasilitas pendidikan yang layak dan aman. (ujg)
