Sementara itu, Ketua PWRI Ciamis H. A Koswara mengatakan kegiatan ini bertujuan mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat Tatar Galuh melalui seni budaya. Tingginya minat masyarakat untuk berpartisipasi membuat panitia harus membatasi jumlah peserta yang tampil.
“Sekarang yang hadir 465 peserta. Sebenarnya banyak sekali daerah yang request ingin mengirimkan peserta lebih, tapi untuk saat ini kita batasi dulu,” ujarnya.
Koswara berharap kegiatan serupa terus digelar sebagai upaya menjaga kelestarian angklung sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat Kabupaten Ciamis.
Baca Juga:Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Sebut Pembangunan Kelas Baru SDN Kubangsari Taraju Belum Masuk RencanaSDN Kubangsari Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya Rusak Berat, Siswa Belajar di Madrasah
“Mari bersama-sama melangkah agar kita bisa mencapai tujuan dalam menjaga seni budaya Sunda dan Kabupaten Ciamis,” katanya. (riz)
