RADARTASIK.ID – Laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina masih belum menghasilkan pemenang hingga 90 menit waktu normal berakhir.
Kedua tim harus melanjutkan pertandingan ke babak perpanjangan waktu setelah skor tetap imbang tanpa gol.
Meski gagal mencetak gol, Spanyol tampil jauh lebih dominan sepanjang pertandingan.
Baca Juga:Mikel Merino: Cara Terbaik Mengalahkan Argentina adalah Membatasi Pergerakan MessiGuardiola Mundur, Pirlo Kandidat Terdepan Pelatih Timnas Italia
La Roja mengendalikan jalannya laga dengan penguasaan bola di atas 60 persen dan terus menggempur pertahanan Argentina. Sebaliknya, Albiceleste lebih banyak bertahan dan kesulitan mengembangkan permainan.
Spanyol langsung menekan sejak peluit awal dibunyikan. Baru lima menit pertandingan berjalan, Lamine Yamal hampir membawa timnya unggul.
Penyerang muda Barcelona itu melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti, namun penyelamatan gemilang Emiliano Martínez membuat gawang Argentina tetap aman.
Tekanan Spanyol terus berlanjut sepanjang babak pertama. Dani Olmo, Nico Williams, hingga Martín Zubimendi silih berganti mencoba membongkar pertahanan lawan.
Namun kokohnya lini belakang Argentina serta penampilan luar biasa Martínez membuat skor tetap 0-0.
Di sisi lain, Argentina kesulitan keluar dari tekanan. Lionel Messi yang menjadi tumpuan serangan nyaris tidak mendapatkan suplai bola yang memadai.
Kapten Albiceleste itu lebih banyak turun ke tengah untuk menjemput bola karena rekan-rekannya gagal membangun serangan secara efektif.
Baca Juga:Spanyol vs Argentina: De La Fuente Tak Mau Bandingkan Yamal dengan MessiBursa Transfer: Szoboszlai Perpanjang Kontrak dengan Liverpool, Salah Merapat ke Besiktas
Menjelang turun minum, Argentina mendapat pukulan telak. Bek utama Lisandro Martínez mengalami cedera pada menit ke-43 dan tidak mampu melanjutkan pertandingan.
Pelatih Lionel Scaloni kemudian memasukkan Nicolás Otamendi untuk mengisi posisi yang ditinggalkan pemain Manchester United tersebut.
Memasuki babak kedua, dominasi Spanyol tidak mengendur. Álex Baena membuka ancaman melalui tendangan jarak jauh yang kembali mampu diamankan Emiliano Martínez.
Setelah itu Dani Olmo dan Nico Williams terus memberikan tekanan dari kedua sisi lapangan.
Masalah Argentina semakin bertambah ketika bek tengah Cristian Romero juga mengalami gangguan fisik pada menit ke-69 sehingga harus ditarik keluar.
Pergantian dua bek utama membuat lini pertahanan Albiceleste semakin tertekan menghadapi gelombang serangan Spanyol.
