Mikel Merino: Cara Terbaik Mengalahkan Argentina adalah Membatasi Pergerakan Messi

Mikel Merino
Mikel Merino  mikelmerino 
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Gelandang sekaligus penyerang serbabisa Timnas Spanyol, Mikel Merino, mengakui bahwa menghentikan Lionel Messi akan menjadi tantangan terbesar La Roja saat menghadapi Argentina pada final Piala Dunia 2026.

Merino menegaskan seluruh pemain Spanyol sangat termotivasi menghadapi sang megabintang.

Namun, ia juga percaya timnya memiliki kualitas untuk meraih kemenangan dan mengakhiri dominasi Argentina di panggung dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan Merino dalam konferensi pers jelang laga final yang akan digelar di Stadion MetLife, New York/New Jersey, Amerika Serikat, Senin 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.

Partai puncak ini mempertemukan dua tim terbaik sepanjang turnamen.

Baca Juga:Spanyol vs Argentina: Laporte Minta Wasit Waspadai Permainan Kotor AlbicelesteJuventus Rela Korbankan Thuram demi Davide Frattesi

Di satu sisi ada Argentina yang dipimpin Lionel Messi dan berstatus juara bertahan, sementara di sisi lain Spanyol datang dengan generasi muda berbakat yang dipimpin Lamine Yamal.

Merino tidak menampik bahwa perhatian utama Spanyol akan tertuju kepada Lionel Messi.

Menurut pemain yang beberapa kali menjadi penentu kemenangan La Roja itu, menghadapi salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah justru menjadi motivasi tambahan bagi seluruh skuad.

“Menghentikan Messi adalah tantangan yang sangat besar. Itu menjadi motivasi luar biasa bagi saya dan seluruh tim,” ujar Merino.

“Bisa bermain melawan tim nasional seperti Argentina, yang sudah pernah menjuarai Piala Dunia, membuat pertandingan ini terasa semakin spesial. Saya sangat bahagia bisa merasakan momen seperti ini,” lanjutnya.

Pernyataan Merino sejalan dengan komentar pelatih Luis de la Fuente yang sebelumnya menyebut Messi sebagai talenta yang tidak akan pernah terulang dalam sejarah sepak bola.

Meski memberikan pujian setinggi langit kepada kapten Argentina tersebut, De la Fuente menegaskan Spanyol datang ke final bukan untuk menjadi penonton kisah indah Messi, melainkan untuk membawa pulang trofi Piala Dunia.

Baca Juga:Panucci Setuju Pirlo Latih Timnas Italia: Dia Pintar Bekerja dengan Pemain MudaJurnalis Italia: Transfer Zeki Celik Balas Dendam Terindah Massara ke AS Roma

Bek Spanyol Aymeric Laporte juga sebelumnya meminta wasit Slavko Vincic memimpin pertandingan dengan tegas agar duel berlangsung adil dan tidak memberi keuntungan kepada permainan fisik Argentina.

Sepanjang Piala Dunia 2026, Merino beberapa kali membuktikan dirinya sebagai supersub atau pemain pengganti yang mampu mengubah jalannya pertandingan.

0 Komentar