RADARTASIK.ID – Gelar juara Piala Dunia 2026 yang diraih Timnas Spanyol bukan hanya menjadi penegasan dominasi La Roja di panggung sepak bola dunia.
Kesuksesan menaklukkan Argentina 1-0 lewat babak perpanjangan waktu di final juga diiringi sederet rekor fantastis yang mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu tim nasional terbaik sepanjang sejarah.
Gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106 di Stadion MetLife, New Jersey, memastikan Spanyol meraih gelar Piala Dunia kedua setelah sukses pertama pada edisi 2010 di Afrika Selatan.
Baca Juga:Spanyol Tumbangkan Argentina, Ramalan Ronaldo Jadi KenyataanMessi Menangis, Spanyol Berpesta! Ferran Torres Pastikan Gelar Juara Piala Dunia 2026
Namun, trofi tersebut hanyalah satu dari sekian banyak pencapaian luar biasa yang dibukukan pasukan Luis de la Fuente.
Kemenangan atas Argentina memperpanjang rekor tak terkalahkan Spanyol menjadi 38 pertandingan beruntun di semua ajang.
Catatan itu menjadikan La Roja sebagai tim nasional dari Eropa maupun Amerika Selatan dengan rekor unbeaten terpanjang sepanjang sejarah.
Dengan torehan tersebut, Spanyol resmi melampaui rekor Italia asuhan Roberto Mancini yang sebelumnya mencatat 37 pertandingan tanpa kekalahan pada periode 2018 hingga 2021.
Saat itu, Gli Azzurri menutup rangkaian impresif tersebut dengan menjuarai Piala Eropa 2020.
Kini, rekor tersebut menjadi milik Spanyol yang tampil konsisten dalam berbagai kompetisi dan mencapai puncaknya dengan mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Tak hanya hebat dalam menyerang, La Roja juga menunjukkan kualitas luar biasa di sektor pertahanan.
Baca Juga:Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Gol Semata Wayang Ferran Torres Hancurkan Mimpi Argentina Spanyol vs Argentina Lanjut ke Babak Perpanjangan Waktu, Messi Minta Wasit Batalkan Kartu Merah Enzo Fernandez
Sepanjang delapan pertandingan di Piala Dunia 2026, Spanyol hanya kebobolan satu gol, sebuah rekor baru bagi tim yang berhasil menjadi juara dunia.
Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang Spanyol dicetak oleh Charles De Ketelaere saat menghadapi Belgia pada babak perempat final.
Meski sempat kebobolan, Spanyol tetap mampu membalikkan keadaan dan menang 2-1 berkat penampilan gemilang Mikel Merino.
Artinya, dalam tujuh pertandingan lainnya, gawang Spanyol selalu steril. Solidnya lini belakang yang dikawal Pau Cubarsí dan kolega menjadi fondasi penting di balik keberhasilan mereka menjuarai turnamen.
Sebelum pencapaian luar biasa tersebut, rekor pertahanan terbaik untuk tim juara Piala Dunia dipegang oleh tiga negara yang sama-sama hanya kebobolan dua gol sepanjang turnamen, yakni Prancis pada 1998, Italia pada 2006, dan Spanyol ketika menjadi juara dunia pada 2010.
