Kini, generasi baru La Roja berhasil melampaui rekor tersebut dengan hanya kebobolan satu gol dalam delapan pertandingan.
Menariknya, sejarah Piala Dunia juga mencatat rekor unik milik Swiss pada edisi 2006 di Jerman.
Saat itu Swiss menjadi satu-satunya tim yang tersingkir tanpa kebobolan satu gol pun dalam waktu normal maupun perpanjangan waktu.
Baca Juga:Spanyol Tumbangkan Argentina, Ramalan Ronaldo Jadi KenyataanMessi Menangis, Spanyol Berpesta! Ferran Torres Pastikan Gelar Juara Piala Dunia 2026
Mereka harus angkat koper setelah kalah dalam adu penalti, sehingga rekor pertahanan sempurna tersebut tidak berujung gelar juara.
Sebaliknya, Spanyol berhasil memadukan pertahanan kokoh dengan efektivitas serangan hingga akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia.
Di sisi lain, kekalahan dari Spanyol menjadi catatan pahit bagi Argentina.
Albiceleste kembali gagal di partai puncak dan harus puas menjadi runner-up untuk keempat kalinya sepanjang sejarah setelah sebelumnya kalah pada final edisi 1930, 1990, dan 2014.
Catatan tersebut membuat Argentina menyamai rekor Jerman sebagai negara yang paling sering kalah di final Piala Dunia, masing-masing sebanyak empat kali.
Perjalanan Spanyol menuju gelar juara juga nyaris sempurna.
Mereka memulai turnamen di Grup H dengan hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde sebelum bangkit membantai Arab Saudi 4-0 dan menundukkan Uruguay 1-0 untuk memastikan diri lolos sebagai juara grup.
Memasuki fase gugur, performa La Roja semakin meyakinkan. Mereka menyingkirkan Austria dengan skor 3-0 pada babak 32 besar, lalu mengalahkan Portugal 1-0 di babak 16 besar melalui gol Mikel Merino yang memanfaatkan assist Ferran Torres.
Baca Juga:Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Gol Semata Wayang Ferran Torres Hancurkan Mimpi Argentina Spanyol vs Argentina Lanjut ke Babak Perpanjangan Waktu, Messi Minta Wasit Batalkan Kartu Merah Enzo Fernandez
Pada perempat final, Spanyol menghadapi perlawanan sengit Belgia. Setelah sempat kesulitan, gol kemenangan Mikel Merino pada menit ke-88 memastikan kemenangan 2-1 sekaligus membawa mereka ke semifinal.
Di empat besar, Spanyol kembali menunjukkan kualitasnya dengan menaklukkan Prancis 2-0.
Mikel Oyarzabal membuka keunggulan melalui titik penalti sebelum Pedro Porro memastikan kemenangan yang mengantar La Roja ke final.
Partai puncak melawan Argentina menjadi ujian terberat.
Spanyol mendominasi penguasaan bola hampir sepanjang laga, tetapi baru mampu memecah kebuntuan pada babak kedua perpanjangan waktu.
Nico Williams mengirimkan umpan sundulan yang diselesaikan dengan sempurna oleh Ferran Torres untuk mencetak gol kemenangan pada menit ke-106.
