Longsor di Kampung Naga Diduga Akibat Alih Fungsi Lahan Persawahan

longsor di kampung naga
Kejadian longsor di Kampung Naga Minggu sore, 19 Juli 2026. (IST/BPBD Kab. Tasikmalaya)
0 Komentar

“Pemantauan kondisi lokasi secara berkala, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi,” paparnya.

Roni menambahkan, hasil kajian sementara menunjukkan saluran air menuju lahan pertanian di area longsor ditutup untuk sementara. Lokasi tersebut masih berpotensi mengalami longsor susulan, terutama saat musim hujan apabila tidak segera diperbaiki.

Selain itu, BPBD juga menduga lokasi longsor sebelumnya merupakan kawasan hutan lindung yang telah beralih fungsi menjadi lahan persawahan. Dugaan tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut.

Baca Juga:Korsleting Listrik, Satu Rumah Terbakar di Kabupaten Tasikmalaya, Damkar dan Tagana Berjibaku Padamkan ApiTasikmalaya Diskon Besar!

“Jadi sudah lama dikeringkan ada rehab, ketika ada air retak dan terjadi longsor,” kata Roni. (Diki Setiawan)

0 Komentar