Dadaha Dijaga Lebih Ketat, Pemkot Tasikmalaya Perkuat Patroli dan Tata PKL

penataan PKL Dadaha Kota Tasikmalaya
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan saat meninjau Dadaha, Selasa (14/7/2026). istimewa for radartasik.id
0 Komentar

Viman menambahkan, pembenahan Dadaha tidak hanya mengandalkan APBD maupun APBN.

Pemkot membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta untuk mempercepat pembangunan berbagai fasilitas olahraga dan ruang publik.

Menurutnya, banyak investor yang mulai melirik kawasan Dadaha.

Potensi tersebut akan dimanfaatkan melalui skema kolaborasi karena pemerintah memiliki aset, sedangkan swasta dapat berkontribusi dalam pembangunan fasilitas.

“Dengan kolaborasi itu akan tercipta fasilitas yang lebih baik, layanan masyarakat meningkat, sekaligus menggerakkan ekonomi kawasan,” katanya.

Baca Juga:Isu Keuntungan Vendor Parkir 5 Persen Mencuat, Kebocoran Setoran Jadi PR Pengelolaan Parkir Kota TasikmalayaGECE 112 kota Tasikmalaya Tambah Fitur, Laporan Darurat Tak Lagi Bergantung Telepon

Terkait insiden dentuman yang sempat membuat masyarakat khawatir, Viman meminta warga tidak panik.

Ia memastikan persoalan tersebut telah ditangani aparat berwenang dan menjadi momentum untuk memperkuat sistem pengamanan kawasan.

“Jangan panik. Kejadiannya sudah ditangani dengan baik. Justru setelah ini Dadaha harus menjadi lebih aman dan lebih nyaman,” tegasnya.

Pembenahan Dadaha pun menjadi pekerjaan rumah yang tak bisa selesai hanya dengan memasang garis polisi atau menambah personel sesaat.

Sebab kawasan yang menjadi ikon Kota Tasikmalaya itu membutuhkan penataan menyeluruh agar keamanan tidak sekadar hadir ketika masalah muncul, tetapi menjadi budaya yang tumbuh bersama.

Di Dadaha, yang dibutuhkan bukan sekadar keramaian, melainkan ketertiban yang mampu menjaga denyut olahraga sekaligus roda ekonomi tetap berputar. (rezza rizaldi)

0 Komentar