Kader Posbindu Dibekali Deteksi Dini PTM, Puskesmas Sukarame Tasikmalaya Perkuat Pencegahan Hipertensi

Puskesmas sukarame
Kader Posbindu mengikuti penyuluhan pencegahan penyakit tidak menular (PTM) yang digelar Puskesmas Sukarame sebagai upaya memperkuat deteksi dini dan edukasi kesehatan masyarakat. (Istimewa)
0 Komentar

Kader diminta segera merujuk warga ke puskesmas apabila ditemukan tekanan darah di atas 140/90 mmHg atau kadar gula darah lebih dari 200 mg/dL.

Sementara bagi penderita PTM, kader diharapkan aktif melakukan pemantauan ke rumah untuk mengingatkan kepatuhan minum obat serta mengajak masyarakat mengikuti berbagai kegiatan kesehatan.

Pada sesi penyuluhan, peserta juga dibekali teknik komunikasi yang efektif, termasuk memanfaatkan alat peraga sederhana, seperti contoh takaran gula dan garam dalam makanan sehari-hari, agar pesan kesehatan lebih mudah dipahami masyarakat.

Baca Juga:Semangat TMMD ke-129, Menyulap Desa Parungponteng Kabupaten TasikmalayaKomisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya Sebut Pemilihan Dewas RSUD KHZ Musthafa Tidak Sah

Aceng menegaskan, pengendalian PTM tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat melalui peran kader.

“PTM sebenarnya bisa dicegah. Kuncinya adalah cek kesehatan secara rutin, melakukan pencegahan, dan mengendalikan faktor risikonya,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan kader agar segera mengarahkan warga ke fasilitas kesehatan apabila menemukan tanda bahaya seperti tekanan darah di atas 180/120 mmHg, kadar gula darah lebih dari 300 mg/dL, nyeri dada hebat, atau kelumpuhan yang muncul secara mendadak karena kondisi tersebut memerlukan penanganan medis segera.

Melalui kegiatan tersebut, Aceng berharap seluruh kader Posbindu PTM semakin siap menjalankan fungsi promotif dan preventif sehingga angka kejadian penyakit tidak menular di wilayah kerja Puskesmas Sukarame dapat ditekan melalui deteksi dini, edukasi, dan perubahan perilaku hidup sehat.

“Kader yang hebat adalah kader yang mampu membuat masyarakat tetap sehat, bukan hanya mendampingi saat sudah sakit,” pungkasnya. (obi)

0 Komentar