Artinya, ia hampir pasti melewatkan sebagian besar program pramusim yang telah disiapkan pelatih Cristian Chivu.
Karena itu, Inter tetap membuka peluang mengejar alternatif lain sambil terus memantau perkembangan negosiasi dengan Tottenham.
Tak hanya Spence, nama lain yang muncul dalam pembicaraan kedua klub adalah Cristian Romero.
Baca Juga:Dario Simic Ditangkap Polisi Atas Tuduhan Korupsi, Eks Bek AC Milan dan Inter Terseret Kasus Izin PerkemahanPrancis Ditaklukkan Spanyol 2-0, Deschamps Sindir Kualitas Wasit Piala Dunia
Bek tengah Timnas Argentina itu disebut siap meninggalkan London meski masih terikat kontrak bersama Tottenham hingga 2029.
Romero dinilai sebagai sosok ideal untuk memperkuat lini belakang Inter.
Kemampuannya bermain dalam formasi tiga bek sangat sesuai dengan skema yang sering diterapkan Cristian Chivu.
Selain itu, ia juga terbukti mampu tampil solid dalam sistem empat bek bersama Timnas Argentina di bawah Lionel Scaloni.
Meski begitu, peluang Inter mendapatkan mantan bek Genoa dan Atalanta tersebut terbilang kecil.
Tottenham masih mematok harga sekitar €50 juta, atau setara Rp1 triliun, sama seperti saat mereka merekrutnya dari Atalanta beberapa tahun lalu.
Nominal tersebut dianggap terlalu tinggi bagi Inter yang masih berupaya menjaga keseimbangan neraca keuangan.
Bahkan, dua klub besar Spanyol, Barcelona dan Atletico Madrid, yang juga telah lama meminati Romero, disebut masih berpikir ulang untuk memenuhi permintaan Tottenham.
Baca Juga:Jurnalis Italia: Oyarzabal dan Unai Simon Senjata Rahasia Spanyol Taklukkan PrancisSabatini Sarankan Paolo Maldini Contek Spanyol: Bangun Timnas Italia dari Akademi hingga Tim Senior
Kendala lainnya adalah besarnya gaji sang pemain. Romero dikabarkan menerima bayaran sekitar €12 juta bruto per musim, atau setara Rp240 miliar sebelum pajak.
Angka tersebut jauh di atas struktur gaji yang selama ini diterapkan Inter Milan.
Dengan kondisi tersebut, Nerazzurri dipastikan harus bekerja keras mencari solusi terbaik.
Manajemen tidak ingin gegabah mengeluarkan dana besar hanya untuk satu pemain, terlebih masih ada beberapa sektor lain yang juga membutuhkan penguatan.
Hingga saat ini, Djed Spence tetap menjadi kandidat terdepan untuk menggantikan Dumfries.
Namun, jika Tottenham tidak bersedia menurunkan harga, bukan tidak mungkin Inter akan mengalihkan perhatian ke target lain yang lebih realistis dari sisi biaya transfer maupun gaji.
Bursa transfer masih menyisakan waktu cukup panjang, dan Inter diyakini akan terus berburu pemain yang sesuai dengan kebutuhan teknis Cristian Chivu sekaligus tetap sejalan dengan strategi finansial klub.
