Memang Tidak Mudah, Tapi Urusan Tongkang Batu Bara di Pangandaran Harus Segera Dituntaskan

bupati pangandaran,
Bupati Pangandaran Citra Pitriyami menghadiri rakor penanganan kapal tongkang bersama stakeholder terkait di Bojongsalawe, Kamis (9/7/2026). (istimewa)
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran mendorong percepatan evakuasi kapal tongkang yang mengangkut batu bara di perairan Pangandaran.

Bupati Pangandaran H Citra Pitriyami mengatakan, pihaknya bersama unsur stakeholder telah melakukan rapat koordinasi untuk menyingkirkan bangkai tongkang tersebut.

Menurutnya, evakuasi tongkang itu akan menggunakan metode wreck removal sebagai upaya menjaga keselamatan pelayaran, melindungi lingkungan perairan, serta memastikan kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah pesisir.

Baca Juga:Manajemen Misteri Jelang Kursi Terisi!Kepemimpinan Baru PSM Pangandaran Sudah Ditetapkan, Siap Bersinergi dan Semakin Maju

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas mengenai langkah-langkah teknis, administratif, dan koordinatif yang diperlukan dalam pelaksanaan proses wreck removal.

Bupati menyampaikan bahwa pembersihan batu bara dan suplai bawah air menjadi prioritas yang harus segera dilakukan. Namun, pelaksanaannya harus tetap mengutamakan keselamatan mengingat kondisi perairan saat ini kurang baik.

“Pembersihan batu bara itu menjadi permasalahan yang lebih penting saat ini termasuk suplai bawah air dan itu harus segera dilakukan tetapi kami juga memohon tidak ada sesuatu hal terjadi yang tidak diinginkan karena memang kondisi sekarang perairan kurang baik dan itu menjadi catatan dalam melakukan suplai nanti disaat akan melakukan tindakan” ujarnya Jumat (10/7/2026).

Ia juga menekankan agar proses pengangkatan batu bara dapat segera dilakukan meski membutuhkan waktu dan peralatan khusus agar penanganan terhadap dampak insiden tetap menjadi perhatian.

“Catatan saya satu, bagaimana batu bara ini bisa terangkat. Saya tahu proses itu tidak mudah dan alat-alat yang dibutuhkan juga memerlukan waktu tapi saya mohon agar secepatnya masalah ini segera selesai dan kondisi terdampak dalam insiden batubara ini mohon diperhatikan,” lanjutnya.

Selain itu, Bupati menegaskan agar jadwal rencana aksi segera disusun dan dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah. Menurutnya, hal tersebut penting agar penanganan berjalan sesuai rencana dan pemerintah dapat memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat.(Deni Nurdiansah)

0 Komentar