Karena birokrasi modern tidak cukup bersih halamannya. Yang lebih penting adalah bersih prosesnya. Bersih pertimbangannya.Bersih ukurannya. Dan bersih keberaniannya membuka alasan mengapa seseorang dianggap paling layak memimpin.
Masyarakat sebenarnya tidak terlalu peduli siapa yang akhirnya berdiri di podium pelantikan. Yang mereka tunggu adalah kapan pelayanan menjadi lebih cepat. Kapan bantuan sosial lebih tepat sasaran. Kapan penanganan bencana lebih sigap. Kapan perempuan dan anak lebih terlindungi.
Kapan inovasi benar-benar lahir dari kantor-kantor pemerintahan. Karena jabatan hanyalah awal. Kepercayaan publik ditentukan oleh hasil. Dan sejarah birokrasi tidak pernah mengingat siapa yang paling meriah saat dilantik. Sejarah hanya mengingat siapa yang berhasil meninggalkan perubahan. (red)
