PAD Retribusi Pemkot Tasikmalaya hingga Akhir Semester Pertama Baru 23 Persen, Janji OPD Belum Bertuah

Realisasi retribusi PAD
Ilustrasi target PAD retribusi jeblok. olah digital / Gemini
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tasikmalaya dari sektor retribusi masih menjadi pekerjaan rumah memasuki pertengahan 2026.

Hingga akhir Juni, realisasi retribusi daerah baru mencapai Rp11,62 miliar atau 23,87 persen dari target Rp48,69 miliar, sehingga masih menyisakan kekurangan sekitar Rp37,07 miliar.

Di sisi lain, penerimaan pajak daerah justru menunjukkan tren lebih baik.

Baca Juga:Banyak Botol Miras Dibuang di Sawah Jalan Lingkar Utara Tasikmalaya, Bikin Petani GeramCapaian STBM Pilar 4 di Kota Tasikmalaya Jadi PR, Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Tuntaskan Target

Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) hingga 2 Juli 2026, realisasi pajak daerah telah mencapai Rp112,08 miliar atau 47,61 persen dari target Rp235,43 miliar.

Beberapa jenis pajak bahkan telah melampaui target semester pertama, seperti Pajak Air Tanah (64,39 persen), PBJT Makanan dan Minuman (63,32 persen), Pajak Hotel (63,24 persen), serta Pajak Parkir (61,29 persen).

Kontras antara pajak dan retribusi itu menjadi sorotan. Saat pajak mulai mendekati garis tengah, retribusi masih tertatih mengejar target.

Semester kedua pun menjadi arena pembuktian apakah optimisme OPD mampu menjelma menjadi angka, bukan sekadar janji.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya, Hendra Budiman, tetap optimistis target retribusi, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), dapat tercapai pada akhir tahun.

Menurutnya, sebagian besar penerimaan PBG memang baru akan masuk pada triwulan IV karena mengikuti jatuh tempo kontrak pekerjaan.

“Kontraknya memang jatuh tempo di triwulan IV. Setiap tahun seperti itu dan biasanya lunas di akhir tahun. Sejauh ini tidak ada kendala. Kami optimistis target PBG bisa tercapai,” ujarnya kepada Radar, Senin (6/7/2026).

Baca Juga:Bank Mandiri Tasikmalaya Minta Waktu, Kasus Dana Talang Milik Nasabah Prioritas Rp6,85 Miliar MenggantungKopi Dekafeinasi Jadi Senjata Cegah Diare dan Tambah Cuan, Inovasi Dosen Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Data Bapenda mencatat retribusi PBG telah terealisasi Rp2,15 miliar atau 57,58 persen dari target Rp3,73 miliar, menjadikannya salah satu retribusi dengan capaian tertinggi.

Optimisme serupa disampaikan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya, Deddy Mulyana.

Meski beberapa pos retribusi masih berada di bawah 50 persen, pihaknya yakin target akhir tahun tetap dapat diraih.

“Insya Allah tercapai semua target kami. Kami terus running, terus berikhtiar. Kami yakin target akan tercapai saat akhir tahun,” katanya.

Berdasarkan laporan realisasi, retribusi tempat rekreasi dan olahraga baru mencapai 47,76 persen, sedangkan pemakaian kekayaan daerah berupa ruangan berada di angka 42,33 persen.

0 Komentar