RADARTASIK.ID – Mantan bek kanan AC Milan, Thomas Helveg, mengenang perjalanan kariernya selama berkiprah di Serie A bersama Udinese, AC Milan, dan Inter Milan.
Dalam wawancara bersama La Gazzetta dello Sport, pria asal Denmark itu menceritakan berbagai pengalaman menarik, mulai dari dilatih pelatih-pelatih legendaris, disambut Paolo Maldini di Milanello, hingga julukan “Singa Tuli” yang pernah diberikan Presiden AC Milan saat itu, Silvio Berlusconi.
Kini menjabat sebagai kepala pencari bakat (scouting) klub Odense di Denmark, Helveg mengaku masih menyimpan banyak kenangan indah selama bermain di Italia.
Baca Juga:Diramal Ibrahimovic Bakal Jadi Bintang Piala Dunia, Klub Serie A Antre Tanda Tangan AlajbegovicLuka Modric Bantah Akan Kembali ke Real Madrid: Mourinho Belum Mengontak Saya
Helveg mengawali kisahnya saat masih membela Udinese. Ia mengaku sempat dibuat khawatir ketika mengetahui Giovanni Galeone ditunjuk sebagai pelatih baru.
“Saya sedang bersama tim nasional Denmark ketika Galeone datang ke Udinese. Rekan saya, John Sivebaek, yang pernah dilatihnya di Pescara, memperingatkan saya agar berhati-hati karena dia orang yang agak gila,” kenang Helveg sambil tertawa.
Namun, setelah bertemu langsung, kesan itu langsung berubah.
“Saya justru menemukan sosok yang luar biasa. Dia selalu bercanda, sedikit nyentrik, tetapi sangat menyenangkan. Dia bahkan selalu ingin ikut bermain dalam sesi latihan dan memaksa mengatur permainan dari lini tengah. Kami sering tertawa bersama. Saya benar-benar merindukannya,” lanjutnya.
Helveg juga mengaku banyak berkembang di bawah asuhan Alberto Zaccheroni, pelatih yang kemudian membawanya bergabung ke AC Milan.
Menurutnya, Zaccheroni memiliki cara unik dalam mendidik para pemain.
“Pada latihan pertama dia berkata, jangan khawatir jika saya berteriak kepada kalian. Justru kalian harus khawatir kalau saya mulai mengabaikan kalian,” ucapnya.
Helveg yang dikenal pendiam mengaku memiliki hubungan yang sangat baik dengan sang pelatih.
“Dia sering memanggil saya secara pribadi untuk menjelaskan posisi yang tepat saat menyerang maupun bertahan. Saya membuat banyak assist pada masa itu. Saya mengirim umpan silang dan Oliver Bierhoff menyambutnya dengan sundulan,” jelasnya.
Baca Juga:Matias Soule Memilih Pulang ke Juventus Jika Dijual AS Roma: Tak Tergiur Gaji Rp240 Miliar per Musim Pelatih Argentina Mengaku Tak Berani Ajari Messi Cara Bermain Bola: "Apa yang Harus Saya Katakan?"
Momen yang paling membekas dalam ingatan Helveg adalah saat resmi bergabung dengan AC Milan.
Ia mengaku datang ke Milanello dengan perasaan seperti anak kecil yang memasuki taman hiburan.
