Pelatih Argentina Mengaku Tak Berani Ajari Messi Cara Bermain Bola: "Apa yang Harus Saya Katakan?" 

Lionel Messi
Lionel Messi  Foto: Tangkapan layar Instagram@fifaworldcup 
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Lionel Messi kembali membuktikan bahwa usianya bukan penghalang untuk terus menjadi pembeda bagi Timnas Argentina.

Meski hanya bermain sebagai pemain pengganti, megabintang berusia 39 tahun itu tetap berhasil mencetak gol saat La Albiceleste mengalahkan Yordania dengan skor 3-1 pada laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026.

Gol tersebut semakin menegaskan status Messi sebagai pemain paling berpengaruh di skuad Argentina.

Baca Juga:Rakyat Korsel Ngamuk Timnya Gagal Lolos ke Babak 32 Besar: Pelatih Mundur, Presiden Minta Federasi Diusut Agen Super Jorge Mendes Tawarkan Gelandang Lulusan La Masia ke AC Milan

Sebelumnya, kapten La Albiceleste itu sudah mencetak lima gol dalam dua pertandingan awal melawan Aljazair dan Austria, yang memastikan Argentina lolos ke babak 32 besar sebagai juara grup.

Karena posisi puncak klasemen sudah aman sebelum menghadapi Yordania, pelatih Lionel Scaloni memutuskan mengistirahatkan Messi sejak menit pertama.

Sang kapten baru dimasukkan pada babak kedua untuk menjaga kebugarannya menjelang fase gugur.

Usai pertandingan, Scaloni mendapat pertanyaan menarik dari awak media mengenai instruksi yang ia berikan kepada Messi sebelum memasukkannya ke lapangan.

Jawaban sang pelatih justru mengundang senyum para jurnalis.

“Benarkah kalian menanyakan pertanyaan seperti itu kepada saya? Apa yang seharusnya saya katakan kepada Messi?” ujar Scaloni sambil tertawa.

“Saya hanya mengatakan bahwa Nico Paz keluar dan dia masuk menggantikannya. Tidak ada yang lain,” lanjutnya.

Menurut Scaloni, Messi telah menyaksikan jalannya pertandingan selama hampir satu jam dari bangku cadangan.

Baca Juga:Jelang Laga Lawan Belanda, Maroko Rayu Anak Van Persie Gabung Singa AtlasGoncalo Ramos Jadi Pembelian Termahal dalam Sejarah AC Milan

Dengan pengalaman dan kecerdasannya membaca permainan, sang kapten sudah memahami apa yang harus dilakukan tanpa perlu mendapat banyak arahan.

“Dia sudah melihat pertandingan selama hampir satu jam sehingga memahami semuanya. Tentu kami berdiskusi mengenai beberapa penyesuaian kecil, tetapi mengajari Messi cara bermain sepak bola? Sama sekali tidak,” tegas Scaloni.

Pernyataan tersebut menunjukkan besarnya rasa hormat sang pelatih terhadap pemain yang telah mempersembahkan berbagai gelar bergengsi bagi Argentina, termasuk Piala Dunia 2022 dan dua trofi Copa America.

Scaloni juga menyoroti sikap Messi yang dinilainya selalu mengutamakan kepentingan tim dibanding pencapaian individu.

Menurutnya, Messi sebenarnya bisa saja bermain penuh melawan Yordania untuk menambah koleksi gol maupun memecahkan berbagai rekor baru.

0 Komentar