4.988 KK Kesulitan Air Bersih, Kekeringan Melanda 20 Kelurahan di Kota Tasikmalaya

Krisis air bersih
Peta sebaran distribusi bantuan air bersih
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Dampak kekeringan di Kota Tasikmalaya terus mendapat penanganan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Hingga Selasa, 11 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB, BPBD Kota Tasikmalaya bersama sejumlah pihak telah mendistribusikan 312.000 liter air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan.

Berdasarkan data terbaru BPBD Kota Tasikmalaya, distribusi air bersih telah menjangkau 8 kecamatan dan 20 kelurahan. Bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kemarau.

Kepala BPBD Kota Tasikmalaya Budi Martanova mengatakan, penyaluran air bersih dilakukan secara bertahap berdasarkan kebutuhan dan kondisi wilayah yang terdampak.

Baca Juga:APBD Kota Tasik: Kebanyakan Lemak!10 Syarat Menuju Kursi KADIN!

Menurutnya, BPBD terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan dampak kekeringan di sejumlah wilayah. Distribusi air bersih juga dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.

“Distribusi air bersih terus kami lakukan ke wilayah yang terdampak kekeringan. Kami menyesuaikan pengiriman dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing lokasi,” ujar Budi Martanova.

Dari data BPBD, jumlah masyarakat yang telah mendapatkan pelayanan mencapai 16.951 jiwa atau 4.988 kepala keluarga (KK). Air bersih tersebut didistribusikan melalui 64 titik pengiriman yang tersebar di 20 kelurahan.

Wilayah terdampak tersebar di sejumlah kecamatan. Di antaranya Kecamatan Bungursari, dengan wilayah Kelurahan Sukajaya, Sambongjaya, Mangkubumi, Cipari, Karikil, Cigantang, Sambongpari, Karanganyar, Cilamajang, Cibeuti dan Gunung Gede.

Sementara itu, di Kecamatan Indihiang terdapat Kelurahan Indihiang dan Sukamahan yang mendapat distribusi air bersih. Kemudian wilayah Kecamatan Cibeureum mencakup Kelurahan Sukangara, Sukamenak, Sukajaya, Singkup dan Margabakti.

Distribusi juga dilakukan ke wilayah Kecamatan Tamansari, yakni Kelurahan Tamansari dan Setiawargi.

Berdasarkan data dari BMKG jika, kemarau ini akan terjadi sampai Bulan Oktober mendatang. Namun bisa saja lebih cepat turun hujan atau malah lewat bulan yang di perdiki.

Baca Juga:Pengelolaan Parkir di Kota Tasikmalaya Langganan Gagal! Inovasi Silih Berganti, Target Tak Pernah TercapaiLumba-Lumba Terdampar dan Mati di Pantai Timur Pangandaran

“Harapan kami kemarau ini segera usai, karena semakin meluasnya kekeringan dan kebutuhan air bersih.

Dalam pelaksanaannya, BPBD Kota Tasikmalaya tidak bekerja sendiri. Penyaluran air bersih dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah pihak, di antaranya BPBD, PTT, Plaza Asia, BBWS, DOLLAR, DT, DPD dan DPR RI, Baznas, Komunitas NMAX, PMI, Persis serta KAMMI.

0 Komentar