Meski telah berganti seragam, ia mengaku hatinya tetap mencintai Rossoneri.
“Saat tampil di Trofeo TIM setelah pindah ke Inter, para suporter Milan menyanyikan nama saya dan memberikan tepuk tangan. Mereka tahu saya hanya menjadi bagian dari pertukaran pemain dan sebenarnya ingin bertahan di Milan seumur hidup,” ungkapnya.
Ia bahkan sempat menjadi bahan candaan para pendukung Inter: “Ketika sedang menjalani pemusatan latihan, ada beberapa fans Inter yang berkata sambil bercanda, ‘Helveg, sekarang warna bajumu sudah berbeda.’”
Meski begitu, Helveg menegaskan dirinya tetap profesional.
“Saya selalu memberikan segalanya untuk klub yang saya bela. Namun, jauh di dalam hati, AC Milan akan selalu memiliki tempat yang istimewa,” pungkasnya.
