APEKSI Jadi Panggung Promosi, Pemerintah Kota Tasikmalaya Bidik Investasi

Rakernas APEKSI 
Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Asep Goparulah. diskominfo for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Keikutsertaan Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Medan dipastikan bukan sekadar memenuhi undangan atau menambah daftar perjalanan dinas.

Forum yang mengusung tema Kota Tangguh Bangsa Berdaulat itu dimanfaatkan sebagai ruang memperjuangkan kepentingan daerah, memperkuat pelayanan publik, sekaligus membuka peluang investasi dan promosi potensi Kota Tasikmalaya.

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Asep Goparulah, menegaskan Rakernas APEKSI merupakan agenda resmi yang diikuti 98 pemerintah kota se-Indonesia untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional.

Baca Juga:Aliansi PPPK Paruh Waktu Minta Pemkot Tasikmalaya Bijak Sebelum Membuka CPNSPAN Kota Tasikmalaya Bidik Delapan Kursi di Pileg 2029, Soliditas Jadi Kunci Utama

“Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyusun rekomendasi kepada pemerintah pusat sekaligus memperkuat sinergi antardaerah dalam menghadapi tantangan pembangunan perkotaan,” ujarnya, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, kehadiran Kota Tasikmalaya tidak berhenti pada agenda seremonial.

Pemerintah daerah memanfaatkan forum tersebut untuk bertukar praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, hingga menjajaki peluang kolaborasi dan investasi.

“Kalau hanya datang untuk duduk dan berfoto bersama, tentu sayang. Yang dibawa pulang seharusnya inovasi, jejaring, dan solusi bagi daerah,” katanya.

Asep memastikan seluruh rangkaian kegiatan tetap dilaksanakan dengan prinsip efisiensi anggaran.

Jumlah delegasi dibatasi hanya perangkat daerah yang memiliki keterkaitan langsung dengan agenda Rakernas, bahkan setiap forum hanya diwakili satu orang sesuai kebutuhan.

Langkah tersebut dilakukan agar manfaat kegiatan tetap maksimal tanpa membebani keuangan daerah.

Selain mengikuti Rakernas, Pemerintah Kota Tasikmalaya juga berpartisipasi dalam Indonesia City Expo (ICE) sebagai ajang memperkenalkan potensi unggulan daerah.

Baca Juga:Kapolres yang Akan Dirindukan!FOSSMA Dorong Penyelesaian Aset, Kodim Siap Jembatani

Melalui pameran tersebut, Pemkot mempromosikan produk UMKM, peluang investasi, serta sektor pariwisata Kota Tasikmalaya kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Harapannya, promosi tersebut mampu membuka kerja sama baru yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Kota Tasikmalaya tidak mengikuti Karnaval Budaya karena persyaratan minimal 20 peserta tidak dapat dipenuhi.

Keputusan itu diambil sebagai bentuk penyesuaian terhadap kebutuhan dan efisiensi pelaksanaan kegiatan.

Asep menegaskan seluruh hasil Rakernas diharapkan tidak berhenti menjadi catatan atau bahan presentasi.

Berbagai inovasi, rekomendasi, dan peluang kerja sama yang diperoleh akan diimplementasikan untuk memperkuat kinerja pemerintah daerah.

0 Komentar