RADARTASIK.ID – Timnas Uruguay berada dalam tekanan besar jelang laga penentuan melawan Spanyol di Grup H Piala Dunia 2026.
Bukan hanya karena wajib meraih kemenangan demi memastikan tiket ke babak 32 besar, tetapi juga karena muncul kabar mengenai keretakan hubungan antara pelatih Marcelo Bielsa dengan sejumlah pemain senior La Celeste.
Situasi Uruguay memang jauh dari harapan. Dari dua pertandingan awal fase grup, Federico Valverde dan kawan-kawan belum mampu meraih kemenangan.
Baca Juga:Como Bidik Lulusan Akademi AC Milan untuk Gantikan Nico PazReal Madrid Lelang Nico Paz: Trio Inggris Ancam Kubur Impian Inter Milan
Mereka hanya bermain imbang 1-1 melawan Arab Saudi sebelum kembali kehilangan poin saat ditahan tim debutan Tanjung Verde dengan skor 2-2.
Pada laga tersebut, Uruguay bahkan sempat unggul sebelum melakukan kesalahan di lini belakang yang membuat kemenangan buyar.
Hasil itu membuat Uruguay baru mengoleksi dua poin dan berada di posisi kedua klasemen sementara Grup H, terpaut dua angka dari Spanyol yang memimpin klasemen.
Artinya, pertandingan terakhir melawan La Furia Roja di Guadalajara pada Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 07.00 WIB, menjadi laga hidup dan mati bagi skuad asuhan Marcelo Bielsa.
Satu-satunya jalan aman bagi Uruguay adalah mengalahkan Spanyol.
Jika mampu meraih tiga poin, Uruguay akan memastikan tempat di babak 32 besar dan bahkan berpeluang merebut status juara grup apabila Tanjung Verde gagal menang dengan selisih gol lebih baik atas Arab Saudi.
Sebaliknya, jika hanya bermain imbang atau bahkan kalah, peluang Uruguay akan sangat bergantung pada hasil pertandingan lainnya.
Risiko tersingkir di fase grup pun kembali menghantui, mengulang kegagalan yang mereka alami pada Piala Dunia 2022.
Baca Juga:AC Milan Tawar Goncalo Ramos Rp1,2 Triliun, Ruben Amorim Siap Pakai Formasi AndalanRaimondo Bantah AC Milan Ikuti Model Liverpool: Yang Satu Direncanakan, Satunya Lagi Dadakan
Namun, persiapan menuju pertandingan paling penting tersebut justru diwarnai kabar kurang sedap dari internal tim.
Sejumlah media Amerika Selatan melaporkan bahwa beberapa pemain senior, termasuk Federico Valverde, mengadakan pembicaraan langsung dengan Marcelo Bielsa untuk menyampaikan berbagai keluhan.
Masalah pertama berkaitan dengan metode latihan. Para pemain disebut menilai intensitas latihan yang diterapkan Bielsa terlalu tinggi sehingga meningkatkan risiko cedera.
Mereka menganggap pendekatan tersebut sudah tidak ideal mengingat padatnya jadwal pertandingan di turnamen.
Perselisihan terbesar justru terjadi dalam aspek taktik.
