BANJAR, RADARTASIK.ID – Warga Lingkungan Sumanding Kulon, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, digegerkan dengan penemuan sesosok pria yang tewas dalam posisi tergantung di sebuah pohon matoa, Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 06.15 WIB.
Korban diketahui bernama Pakih (72), warga Sumanding Kulon, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar.
Kapolsek Banjar AKP Yudi Ristiyanto mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, korban pertama kali ditemukan saat saksi melintas di area kebun untuk mencari umpan memancing.
Baca Juga:Enam Bulan yang Berkesan!Solidaritas untuk Supriadi, Perempuan Pejuang Agraria Titipkan Sepasang Kambing di Polres Tasikmalaya
“Di kira warga (saksi) korban sedang buang air kecil, karena terlihat sedang berdiri di kebun. Lalu ditegur, tapi tidak ada respon,” ujarnya.
Merasa ada yang tidak biasa, saksi kemudian memanggil rekannya yang berada tidak jauh dari lokasi untuk memeriksa kondisi korban.
Saat didekati, korban ternyata sudah meninggal dunia dengan posisi tubuh tergantung menggunakan seutas tali yang terikat pada pohon matoa. Saksi bersama rekannya kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga korban dan meminta bantuan warga untuk menghubungi pihak kepolisian.
“Korban memang sering beraktivitas di lahan tersebut setiap harinya, untuk melakukan bersih-bersih rumput liar,” katanya.
Hingga kini, polisi belum mengetahui secara pasti motif korban mengakhiri hidupnya. Menurut AKP Yudi, pihaknya juga belum dapat memastikan apakah korban memiliki riwayat penyakit.
Petugas kepolisian bersama personel TNI kemudian mengevakuasi jenazah korban untuk kepentingan penyelidikan. Tim Identifikasi Inafis Polres Banjar bersama Polsek Banjar juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah pemeriksaan awal di lokasi selesai dilakukan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga atas permintaan mereka untuk segera dimakamkan. (Anto Sugiarto)
